Karena pengusulan telah berlangsung selama 1 bulan dan artikel telah ditinjau secara komprehensif berdasarkan kriteria artikel pilihan, maka artikel ini disetujui. Rinai Natsumi (bicara) 18 Februari 2026 02.48 (UTC)
Diskusi di bawah adalah arsip dari pengusulan artikel pilihan. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.
Sudah dikembangkan oleh bung Silvanus Aikaterine dan sudah jadi AP di te.wiki. Artikel ini akan menjelaskan seluk beluk genosida yang tak hanya sekadar istilah pembantaian saja, tapi juga penghapusan identitas dan semacamnya.
Glorious Engine (bicara) 14 Januari 2026 12.18 (UTC)
Okey bung, saya siap untuk meninjau. Salam hangat! 🏹Nathan Veritas 20 Januari 2026 11.59 (UTC)
Genosida adalah pemusnahan suatu bangsa melalui kekerasan terarah. Istilah genosida dicetuskan oleh pengacara Yahudi-Polandia Raphael Lemkin pada awal dekade 1940-an. Lemkin melobi agar genosida dilarang melalui perjanjian internasional, namun Konvensi Genosida membatasi definisi awalnya yang luas menjadi lima tindakan spesifik yang "dilakukan dengan niat untuk memusnahkan, secara keseluruhan atau sebagian, suatu kelompok bangsa, etnis, ras, atau agama, sebagaimana adanya".[1] Definisinya masih diperdebatkan oleh para cendekiawan dan lembaga di seluruh bidang hukum internasional, sejarah, sosiologi, dan bidang terkait lainnya.
- Genosida adalah pemusnahan suatu bangsa melalui kekerasan terarah -> Genosida adalah pemusnahan suatu bangsa melalui kekerasan terarah yang mengakibatkan kematian.
@Glorious Engine @Nathan Veritas @Agus Damanik Kita perlu hati-hati dengan definisi mengakibatkan kematian, karena menurut definisi hukum internasional (Konvensi Genosida PBB), genosida tidak selalu mengakibatkan kematian secara langsung, mencegah kelahiran, pemindahan paksa (menghapus identitas budaya) juga termasuk genosida. Sesuai Konvensi Genosida PBB tindakan genosida bisa berupa:
Membunuh anggota kelompok
Menyebabkan penderitaan fisik atau mental yang berat (penyiksaan, pemerkosaan sistematis, teror).
Menciptakan kondisi hidup yang membuat kelompok itu musnah (kelaparan paksa, pengusiran massal, penolakan layanan kesehatan).
Mencegah kelahiran dalam kelompok (sterilisasi paksa, pemisahan pria–wanita).
Memindahkan anak-anak secara paksa ke kelompok lain (menghapus identitas budaya).[2]
- Istilah genosida dicetuskan oleh pengacara Yahudi-Polandia Raphael Lemkin pada awal dekade 1940-an. Lemkin melobi agar genosida dilarang melalui perjanjian internasional, namun Konvensi Genosida membatasi definisi awalnya yang luas menjadi lima tindakan spesifik yang "dilakukan dengan niat untuk memusnahkan, secara keseluruhan atau sebagian, suatu kelompok bangsa, etnis, ras, atau agama, sebagaimana adanya->
istilah ini dicetuskan oleh pengacara Yahudi-Polandia, Raphael Lemkin pada awal dekade 1940-an. Kemudian, ia melobi agar tindakan ini dilarang melalui perjanjian international. Namun, Konvensi Genosida membatasi definisi awal yang luas menjadi tindakan spesifik yang dilakukan dengan niat untuk menghancurkan, seluruhnya atau sebagian, suatu kelompok bangsa, etnis, ras, atau agama dan bagian suatu kelompok tersebut". Definisinya masih diperdebatkan oleh para pakar dan lembaga di seluruh bidang, seperti bidang hukum internasional, sejarah, sosiologi, dan bidang yang terkait.
Ini saya sarankan diperbaiki dulu Agus Damanik (bicara) 25 Januari 2026 02.34 (UTC)
Komentar NikolasKHF
Mohon maaf untuk keterlambatannya. Berikut beberapa komentar saya, belum semua, khususnya bagian yang belum saya isi.
Bagian awal
Paragraf pertama, "Lemkin melobi agar genosida ..., namun Konvensi Genosida...". Kata "namun" seharusnya "tetapi" karena di tengah kalimat. (cek kalimat lain yang mirip dengan ini)
Paragraf kedua menurut saya akan lebih baik jika ditambahkan referensi, khususnya pada kalimat-kalimat pernyataan, seperti "Sebagian besar genosida telah terjadi semasa perang ...", "Meskipun terdapat upaya untuk mengakhiri genosida, intervensi yang efektif belum terlaksana", dan "Pemahaman umum mengenai genosida sangat dipengaruhi oleh Holokaus sebagai arketipenya dan dipahami sebagai korban tak berdosa yang ditargetkan karena identitas etnis mereka, alih-alih karena alasan politik apa pun."
Bagian pengantar memang tak seharusnya memakai referensi. Pada versi enwiki-nya juga begitu kok. --Glorious Engine (bicara) 26 Januari 2026 06.10 (UTC)
Paragraf ketiga juga sama dengan paragraf kedua.
Jawaban sama seperti di atas. --Glorious Engine (bicara) 26 Januari 2026 06.10 (UTC)
Bagian "Asal usul" dan "Kejahatan"
Coba rintis artikel-artikel yang masih merah, khususnya yang sangat penting untuk bagian ini. Misalnya, instrumen hukum (Piagam Nuremberg) dari genosida ini perlu dirintis agar pembaca dapat lebih memahami instrumen tersebut.
Paragraf ketiga, bagian Perkembangan dalam bagian Kejahatan, tertulis "Meskipun Lemkin memuji LSM perempuan ...". Saya rasa, kata LSM perlu dijelaskan artinya (apakah Lembaga Swadaya Masyarakat? atau lainnya?). Perubahan yang bisa dilakukan, misalnya: "Meskipun Lemkin memuji Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) perempuan ...".
Pada kalimat yang sama, kata "ditinggalkan" saya rasa lebih tepat diterjemahkan menjadi "dihilangkan" karena dalam hal ini, "kehamilan paksa", "pernikahan paksa", dan "perceraian" adalah proposal awal Lemkin yang dihilangkan dalam definisi genosida.
Paragraf ketiga dari bagian Konvensi Genosida dalam Kejahatan, kalimat pertama tertulis "Percobaan genosida, persengkongkolan ... dikriminalisasi." Dikriminalisasi oleh siapa? Atau, apakah ini adalah sanksi? Jika begitu, maka kata yang lebih tepat menurut saya adalah "dapat dikriminalisasi."
Kalimat terakhir di bagian yang sama, terdapat "Kejahatan genosida juga eksis dalam ...", yang lebih tepatnya "ada"; "Kejahatan genosida juga ada dalam ...".
Paragraf kedua, bagian Penuntutan dalam Kejahatan, terdapat kalimat kedua "Meskipun pengadilan-pengadilan ini memberikan hasil yang beragam, Mahkamah Pidana Internasional didirikan pada tahun 2002 ...". Saya merasa bagian pertama (warna biru) dan bagian kedua (warna ungu) tidak memiliki korelasi yang masuk akal. Kata "meskipun" menunjukkan perlawanan. Dalam hal ini, kalimat tersebut seperti mengatakan bahwa Mahkamah Pidana Internasional harusnya tidak didirikan karena pengadilan tersebut memang diperkirakan akan memberikan hasil yang beragam.
Selesai Kata "meskipun" saya ganti jadi "Karena". --Glorious Engine (bicara) 26 Januari 2026 06.10 (UTC)
Bagian "Studi genosida"
Kalimat terakhir pada Kritik terhadap konsep genosida dan alternatifnya agaknya kurang dapat dipahami; disebutkan bahwa "... prioritasi genosia menyebabkan penyebab kematian warga sipil lainnya, seperti blokade, ..." Selain adanya dua "sebab" (menyebabkan, penyebab), potongan kalimat pertama ("kematian warga sipil lainnya") dan potongan kalimat kedua ("blokade, pengeboman, dan kerusakan tambahan") rasanya tidak masuk akal. Apakah blokade, pengeboman, dan kerusakan tambahan menjadi penyebab kematian warga sipil lainnya, atau kematian warga sipil lainnya menyebabkan blokade, pengeboman, dan kerusakan tambahan?
Dari yang saya tangkap, kayaknya yang dimaksud adalah blokade, pengeboman, dan kerusakan tambahan menjadi penyebab kematian warga sipil lainnya. Mengenai kata "menyebabkan penyebab" saya ganti jadi "menyebabkan alasan". --Glorious Engine (bicara) 26 Januari 2026 06.10 (UTC)
Baik, saya rasa Selesai
Bagian "Penyebab"
Bagian "Pelaku"
Bagian "Metode"
Bagian "Reaksi"
Bagian "Sejarah"
Lainnya
Coba rintis artikel-artikel yang masih merah, khususnya di bagian-bagian awal yang akan sangat membantu pembaca untuk lebih memahami setiap istilah yang ditulis.
Bukan, sebelumnya beberapa artikel seperti "politik pengakuan genosida" tidak ada, seingat saya. Tapi, sekarang sudah aman.
Saya sepertinya banyak menemukan kata "Perserikatan Bangsa-Bangsa". Lebih baik ditulis di awal, saat kata tersebut muncul dengan "Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)", lalu gunakan singkatannya untuk setiap tulisan yang muncul.
Terdapat banyak kata "namun" ditengah kalimat. Kata "namun" seharusnya hanya digunakan untuk membuat transisi antar kalimat. Saya menyarankan untuk menggantinya menjadi "tetapi".
Terima kasih. NikolasKHF🗪 26 Januari 2026 04.57 (UTC)
Bung, @Glorious Engine, saya rasa artikelnya sudah berkembang dan menjadi lebih baik. Saya setuju untuk dijadikan artikel pilihan. Terima kasih! NikolasKHF🗪 14 Februari 2026 12.58 (UTC)
Diskusi di atas adalah arsip. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.