Komentar Antya Anantari
Artikelnya merupakan terjemahan dari AP bahasa Inggris, jadi secara keseluruhan sudah oke. Hanya saja ada koreksi yang sifatnya minor:
- Kalimat “Di antara sekian banyak murid Sang Buddha, Ānanda dikenal karena memiliki ingatan yang luar biasa”
>> Apakah memungkinkan jika direvisi menjadi “Di antara sekian banyak murid Sang Buddha, Ānanda paling dikenal karena memiliki ingatan yang luar biasa”? Untuk penekanan saja maksudku.
- Dalam KBBI, istilah yang digunakan adalah biksu dan biksuni. Namun, kalau sudah disepakati pakai bhikkhu/ni ya monggo saja..
- Umat Buddha lebih familiar memakai istilah bhikkhu/ni, jadi menurut saya tidak apa-apa --Glorious Engine (bicara) 27 Agustus 2025 13.27 (UTC)
- Lebih tepatnya umat Buddhisme Theravada hampir tidak pernah menggunakan istilah biksu dan biksuni untuk para bhikkhu aliran mereka. Sedangkan istilah biksu dan biksuni biasanya lebih mengacu ke rahib aliran Mahayana. Tapi saya pernah melihat ada suntingan dari seorang pengguna yang menggunakan istilah yang mungkin tepat bila memang ingin benar-benar mengubahnya dalam kata bahasa Indonesia yang baku (ada di KBBI), yaitu biku untuk bhikkhu dan bikuni untuk bikkkhuni.
- Kalimat "Ahli Buddhisme Witanachchi menginterpretasikan dua puluh lima tahun ini sebagai masa sebelum dia ditahbiskan sebagai bhikkhu dan setelah itu ia mengabdi pada Sang Buddha selama dua puluh lima tahun berikutnya, sehingga menjadi kontradiksi bila Ānanda ditasbihkan sebagai bhikkhu 2 tahun setelah Sang Buddha mencapai pencerahan"
>> Apa tidak sebaiknya dipecah menjadi 2 kalimat? Menurutku agak kepanjangan. Saranku, kata sehingga bisa dipakai untuk mengawali kalimat kedua.
- Saya ubah ya jadi gini "Ahli Buddhisme Witanachchi menginterpretasikan dua puluh lima tahun ini sebagai masa sebelum dia ditahbiskan sebagai bhikkhu dan setelah itu ia mengabdi pada Sang Buddha selama dua puluh lima tahun berikutnya. Sehingga, ini menjadi kontradiksi bila Ānanda ditasbihkan sebagai bhikkhu 2 tahun setelah Sang Buddha mencapai pencerahan." --Glorious Engine (bicara) 27 Agustus 2025 13.27 (UTC)
- Kalimat "Dia juga meminta agar Sang Buddha mengizinkannya untuk meneruskan undangan atas namanya kepada Sang Buddha, mengizinkannya untuk mengajukan pertanyaan tentang doktrinnya, dan meminta agar Sang Buddha dapat mengulangi ajaran apabila Sang Buddha memberikan kotbah di saat Ānanda tidak ada
>>Kata kotbah perlu direvisi menjadi khotbah (KBBI)
- Kata bhikkhunī di artikel ini dimiringkan, jika sama-sama kata asing seharusnya bhikkhu juga ditulis miring. Atau apakah sengaja tidak dimiringkan untuk menandai perbedaannya dengan bikkhuni? Jika ya, ya tidak apa-apa..
- Ada kata bhikkhunī yang luput dimiringkan, tepatnya di kalimat “Jika ini yang terjadi, maka peran Ānanda dalam mendirikan ordo bikkhuni menjadi lebih kecil kemungkinannya”
- Inkonsistensi kata “saṅgha”, kadang ditulis miring kadang tidak. Contoh: "Setelah dua puluh tahun melakukan pelayanan dalam sangha"
- Saltik di kata “arahant” yang seharusnya arahat
- Kalimat "Akan tetapi sarjana agama Ronald Davidson mencatat, bahwa tidak ada satupun catatan mengenai Ānanda yang mempelajari Abhidhamma"
>> Saran perbaikan: Satupun penulisannya dipisah, jadi satu pun (referensi: twit lamanya pak Ivan Lanin)
- Kalimat: Menurut beberapa catatan Mahāyāna yang mucnul kemudian, Ānanda juga membantu dalam melafalkan teks-teks Mahāyāna, yang diadakan di tempat yang berbeda di Rājagaha, tetapi dalam periode waktu yang sama
>> Ada saltik: mucnul
- Kalimat "Di sisi lain. bagian di mana Sang Buddha sedang sakit dan mengingatkan Ānanda untuk menjadikan dirinya sebagai tempat perlindungannya sendiri, menurut Bareau dianggap sebagai bagian teks yang sangat kuno, mendahului bagian-bagian yang menyalahkan Māra dan Ānanda
>> Di sisi lain seharusnya diikuti tanda koma setelahnya, bukan titik
- Kalimat "Di dalam beberapa teks ia digambarkan sebagai seseorang yang penuh welas asih dalam hubungannya dengan umat awam, sifat welas asih yang ia pelajari dari Sang Buddha"
>> Saran perbaikan: "Di dalam beberapa teks" diikuti tanda koma
- Di kalimat "Contoh lain, suatu kali Mahākassapa menkritik Ānanda dengan kata-kata keras saat mengetahui fakta bahwa Ānanda bepergian dengan banyak bhikkhu muda yang tampaknya belum terlatih sehingga telah membangun reputasi buruk"
>> Saltik: menkritik
- Berdasarkan teks Mūlasarvāstivāda, suatu hari Ānanda mendengar seorang bhikkhu muda salah melafalkan sebuah syair, dan memberinya nasehat.
>> Saltik: nasehat, seharusnya nasihat (KBBI)
- Stupa tersebut terletak di Sungai Rohini, namun menurut sumber lain, dikatakan bahwa lokasinya ada di Sungai Gangga.
>> Sarapan perbaikan: Namun diganti ke tetapi karena namun hanya digunakan di awal kalimat
- Kalimat "Seiring berkembangnya Buddhisme, semakin banyak umat awam yang mulai menyumbangkan kain mahal untuk jubah, sehingga itu membuat para bhikkhu menjadi beresiko untuk dicuri."
>> Saran perbaikan: sehingga itu membuat para bhikkhu riskan menjadi sasaran pencurian.
@Antya Anantari: Apa masih ada tinjauan lainnya ? --Glorious Engine (bicara) 27 Agustus 2025 13.27 (UTC)
- Siip, sudah cukup kalau dari saya. Antya Anantari (bicara) 27 Agustus 2025 13.31 (UTC)
Komentar NobbySteamboat
Maaf baru meninjau beberapa hari kemudian setelah diundang. Ini adalah pertama kalinya saya meninjau AP (dan saya belum memiliki pengalaman apapun mengenai AP). Bagaimanapun, saya akan coba meninjau sebisanya.
- (Awal)
- Penjaga Dhamma atau Penjaga Perbendaharaan Dhamma sebaiknya ditebalkan saja alih-alih dimiringkan, mengingat ini adalah sebutan-sebutan lain mengenai subjek.
- Pada paragraf kedua, saṅgha pada kalimat pertama sebaiknya dibirukan, alih-alih saṅgha pada kalimat selanjutnya.
- "stūpa-stūpa" diganti saja menjadi "beberapa stūpa".
- "Dia dikenal karena ingatannya, pengetahuannya, dan welas asihnya, sering dipuji oleh Sang Buddha karena hal-hal tersebut." mungkin agak rancu bila dilihat dari kalimat Inggris aslinya, saya menyarankan untuk diperbaiki menjadi "Dia dikenal karena ingatannya, pengetahuannya, dan welas asihnya, dan sering kali dipuji oleh Sang Buddha karena hal-hal tersebut."
- Nama
- Pada kalimat "...Ānanda lahir pada hari Sang Buddha mencapai pencerahan. Di hari itu sedang terjadi kegembiraan besar..." kedua kalimat seharusnya merupakan satu kalimat, titik diubah jadi koma.
- Mengikuti Sang Buddha
- Kalimat "Hubungannya dengan Buddha digambarkan sebagai hangat dan saling percaya" mungkin bisa diubah menjadi "Hubungannya dengan Buddha digambarkan sebagai hubungan yang hangat dan penuh dengan rasa saling percaya" (atau semacam itu).
- Pada anak kalimat "...dan sering dipuji oleh Sang Buddha atas ajaran-ajarannya.", saya melihat referensi yang dicantumkan begitu berlebihan, sebagai perbandingan, artikel di enwiki hanya mencantumkan satu referensi saja. Mungkin bisa dikurangi atau dijelaskan mengapa seperti itu.
Selesai --Glorious Engine (bicara) 17 September 2025 21.20 (UTC)
- Referensi yang diberikan adalah kutipan langsung dari Tripitaka, di mana sebagai umat Buddha seringkali ingin tahu seperti apa isi dari kitab sucinya langsung dan di ayat mana saja Sang Buddha memuji Ananda. Ini tidak ditemukan di artikel bahasa Inggrisnya. Jadi kembali lagi, kita menyunting artikel tujuannya supaya artikelnya sebagus dan selengkap mungkin, atau sepersis mungkin dengan artikel bahasa Inggrisnya yang tidak sempurna.
- Menahan godaan
- Saya bingung mengapa "hal-hal yang menjijikan" (yang merupakan pranala ke Paṭikūlamanasikāra) dimiringkan. Apakah hal ini menandakan sesuatu? Bila ini kesalahan, mungkin bisa diformat supaya tegak.
- "seorang guru yang menggenggamnya dengan "kepalan tertutup"" mungkin frasa "yang menggenggamnya" bisa dihilangkan, mengingat terjemahan dari enwiki " a teacher with a "closed fist"" menunjukkan frasa "closed fist" merupakan kiasan dan bukannya makna denotatif.
- "menjadikan dirinya sendiri sebagai perlindungan", frasa "dirinya sendiri" mungkin diubah menjadi "diri sendiri", hal ini berdasarkan interpretasi saya yang melihat "diri" yang dirujuk dalam frasa adalah umat Buddha sendiri dan bukannya Sang Buddha (bila saya salah, mungkin bisa dikoreksi).
- Catatan keenam masih ditulis "eon" yang kemungkinan berasal dari enwiki, yang mungkin saya sarankan diubah saja menjadi "kalpa" sesuai dengan kalimat yang dirujuk "...memberikan petunjuk bahwa dia bisa memperpanjang hidupnya hingga satu kalpa penuh..."
- Kalimat "Jika dia bersungguh-sungguh dalam upayanya, dia akan segera mencapai pencerahan." kelihatannya tidak bisa berdiri sendiri, mungkin bisa digabungkan dengan kalimat sebelumnya (yang menjelaskan bagaimana Sang Buddha menghibur Ānanda) atau dirombak menjadi "Sang Buddha juga berpesan padanya bahwa jika dia bersungguh-sungguh dalam upayanya, dia akan segera mencapai pencerahan." (atau semacam itu).
- Anak kalimat "termasuk arahan kepada mantan kusirnya, Channa (Sanskerta: Chandaka) yang dijauhi oleh sesama bhikkhu lainnya, untuk merendahkan harga dirinya." dirombak menjadi "termasuk arahan kepada mantan kusirnya, Channa (Sanskerta: Chandaka) untuk dijauhi oleh sesama bhikkhu lainnya, sehingga ia merendahkan dirinya.", sesuai dengan terjemahan enwiki "including a directive that his former charioteer Channa (Sanskrit: Chandaka) be (untuk) shunned by his fellow monks, to (sehingga ia) humble his pride."
- Larangan
- "...ketika muridnya Anuruddha melihat bahwa Ānanda belum tercerahkan.", frasa "muridnya" diubah menjadi "seorang murid lain bernama" (atau semacam itu), mengingat "Anuruddha" bukanlah murid Mahākassapa, melainkan murid Sang Buddha.
- Tuduhan
- Bagian "...yang mencerminkan preferensi mereka terhadap disiplin di atas khotbah dibandingkan dengan tradisi Pāli dan Mahīśāsaka." mungkin bisa dirombak menjadi "...yang mencerminkan preferensi mereka terhadap disiplin di atas khotbah dalam tradisi Pāli dan Mahīśāsaka.", mengingat terjemahan dari enwiki "...reflecting a preference for discipline above discourse on the part (dalam) of the former traditions."
- Peran dan karakter
- Pada bagian "...seperti yang dijelaskan dalam Mahāparinibbāna Sutta: ini adalah khotbah tentang seorang pria yang baik hati, tidak egois, populer, dan penuh perhatian kepada orang lain.", frasa "ini adalah" mungkin bisa diubah menjadi "yang merupakan".
- Bagian "...penilaian terhadap karakter Ānanda hanya berdasarkan pencapaiannya sebagai seorang bhikkhu,..." bisa dirombak menjadi "...penilaian terhadap karakter Ānanda tergantung pada bagaimana orang menilainya dari pencapaiannya sebagai seorang bhikkhu,..." (atau semacam itu).
- Bagian "... ini terlihat pada hal-hal kecil tidak hanya perilaku, melainkan juga pada hal-hal yang lebih penting,..." bisa dirombak menjadi "...hal ini tidak hanya terlihat pada hal-hal kecil seperti perilaku, melainkan juga pada hal-hal yang lebih penting,..."
- Kematian dan relik
- Kata "Nibbana" pada kalimat "Hal ini mendorong Ānanda untuk mencapai Nibbana akhir." mungkin membuat saya bingung. Apakah maksud Anda adalah menulis "Nirwana"?
Segitu dulu saja, nanti saya tambahkan lebih lanjut lagi. Semangat! NobbySteamboat (⊹ ࣪ ﹏﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖All aboard!) 16 September 2025 04.29 (UTC)
@NobbySteamboat: Sudah saya kerjakan. --Glorious Engine (bicara) 16 September 2025 05.13 (UTC)
- Oke, terima kasih.
- Saya sendiri telah menambahkan ulasan tambahan (dan terakhir) pada artikel. Selain itu, (sebenarnya saya tidak tahu apakah ini diperbolehkan, namun bila Anda tidak berkenan, Anda bisa membalikkannya) perbaikan minor yang berupa kurangnya kata dan tanda baca telah saya perbaiki secara mandiri pada halaman tersebut, yang saya labeli sebagai suntingan minor dan telah saya tambahkan ringkasan suntingannya.
- Demikian yang bisa saya sampaikan. NobbySteamboat (⊹ ࣪ ﹏﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖All aboard!) 17 September 2025 15.06 (UTC)
- @NobbySteamboat: Sudah saya kerjakan bung, bagaimana keputusan Anda ? --Glorious Engine (bicara) 17 September 2025 21.48 (UTC)
- Ijin ikut diskusi mengenai penyuntingan artikel Ananda, karena saya adalah yang terakhir menyunting sebagian besar artikelnya. Sebagian besar usulan yang memperbaiki tata bahasa, saya setuju, tapi ada beberapa suntingan yang saya tidak setuju. Pedoman saya dalam penyuntingan artikel tersebut adalah agar penulisan artikel dilakukan sebaik mungkin dan selengkap mungkin, bukan untuk menjadi artikel yang sepersis mungkin dengan artikel bahasa Inggrisnya. Karena setelah saya mengecek sumber referensinya langsung (sebagai orang yang mendalami Buddhisme, kebetulan saya memiliki banyak dari buku-buku referensinya), di artikel bahasa Inggrisnya pun saya menemukan beberapa kesalahan dan tidak lengkap. Gnolihz ✉ 17 September 2025 23.26 (UTC)
- @Gnolihz: Ada masalah apa bung Gnolihz ? Kalau memang ada yang tidak setuju, dikembalikan atau diubah juga nggak apa-apa, kalo perlu kasih keterangan disini atau di halaman pembicaraannya. Setelah pengusulan ini pun, bukan berarti artikel tersebut terselesaikan, Anda masih boleh menyempurnakannya lagi kalau mau. --Glorious Engine (bicara) 17 September 2025 23.34 (UTC)
- sudah saya sunting bagian yang saya kurang setuju. untuk yang lain sudah bagus. terima kasih Gnolihz ✉ 18 September 2025 00.23 (UTC)
- Oh, iya terima kasih Bung atas koreksinya. NobbySteamboat (⊹ ࣪ ﹏﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖All aboard!) 18 September 2025 01.00 (UTC)
- Baik, karena sudah lumayan, maka saya menilai artikel ini
layak untuk AP. Terima kasih. NobbySteamboat (⊹ ࣪ ﹏﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖All aboard!) 18 September 2025 01.05 (UTC)
- Diskusi di atas adalah arsip. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.