Soeria Atmadja adalah Bupati Sumedang ke-29 yang menjabat dari tahun 1883–1919. Ia adalah Bupati Sumedang terakhir yang mendapatkan gelar pangeran. Pada masa remajanya, ia mengambil magang dan belajar bahasa. Seusai magang, ia memulai kariernya sebagai kaliwon. Kemudian ia menjabat sebagai WedanaCiawi. Setelah itu, ia menjabat sebagai Patih Sukapura. Pada 30 Desember 1882, Soeria diangkat sebagai Bupati Sumedang menggantikan ayahnya yang meninggal dunia dan dilantik pada tanggal 31 Januari 1883. Selama menjadi Bupati Sumedang, ia dikenal sebagai orang yang suka melakukan blusukan. Dalam masa kepemimpinannya, Sumedang mengalami kemajuan dibidang pertanian, peternakan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan kesenian. Karena prestasinya, ia mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Hindia Belanda dan juga menjadi koordinator bupati di wilayah Priangan. (Selengkapnya...)