Seorang pengusaha furnitur lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada, karier politiknya dimulai dengan menjadi Wali Kota Surakarta pada tahun 2005, didampingi oleh F.X. Hadi Rudyatmo. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Hasil kerjanya selama memimpin kota ini, antara lain seperti diperkenalkannya bus Batik Solo Trans, pembenahan pedagang kaki lima, dan promosi Surakarta sebagai kota MICE. Pada tahun 2012, ia kembali terpilih untuk periode kedua.
Hanya dua tahun setelah menjabat sebagai Gubernur, popularitasnya melejit dan disebut-sebut sebagai salah satu calon potensial untuk maju di pemilihan umum presiden Indonesia 2014. Pada bulan Mei 2014, Jokowi diumumkan sebagai calon presiden dari koalisi PDI-P dan beberapa partai lain. Ia berpasangan dengan Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden. (Selengkapnya...)