Sepotong pai labu ditutupi krim kocok berbentuk mawarCrème Chantilly
Krim kocok (bahasa Inggris:whipped creamcode: en is deprecated , bahasa Prancis:crème chantillycode: fr is deprecated (diucapkan[kʁɛmʃɑ̃tiji])) adalah krim yang telah diaduk menggunakan mesin kocok, alat kocok, atau garpu sampai warnanya cerah dan menggumpal. Krim kocok biasanya dimaniskan dan dicampur dengan vanila.
Kandungan
Krim yang mengandung 30% lemak susu atau lebih bisa dicampur dengan udara. Campuran tersebut menghasilkan koloid kira-kira dua kali lipat volume krim aslinya karena gelembung udara dikurung oleh tetesan lemak yang saling bersambungan. Namun, jika krim terus dikocok, tetesan lemak tersebut akan saling menempel, meluruhkan koloidnya, dan membentuk mentega. Gula bubuk kadang ditambahkan ke koloid untuk mengeraskan campurannya dan mengurangi risiko kelebihan kocok.
Krim (atau susu) rendah lemak tidak mudah dikocok, sedangkan krim tinggi lemak menghasilkan busa yang lebih stabil.[1]
Metode
Krim biasanya dikocok menggunakan alat kocok, mesin kocok, atau garpu.
Krim kocok sering ditambahkan gula, vanila, kopi, coklat, jeruk, dan lain-lain.[2] Banyak resep abad ke-19 menyarankan agar gum tragacanth ikut dicampur untuk menstabilkan krim kocoknya.[3] Ada juga resep yang menyarankan putih telur kocok.
Krim kocok, yang lazim diberi pemanis dan pewangi, sangat populer pada abad ke-16.[4] Beberapa resep krim kocok ditulis oleh Cristoforo di Messisbugo (Ferrara, 1549),[5]Bartolomeo Scappi (Rome, 1570),[4] dan Lancelot de Casteau (Liège, 1604).[6] Campuran ini disebut salju susu (neve di latte, neige de lait).[7] Resep Inggris tahun 1545, "A Dyschefull of Snow", juga menyebutkan putih telur kocok yang diberi perisa air mawar dan gula.[8] Dalam resep-resep tersebut sampai akhir abad ke-19, krim yang dipisah secara alamiah dikocok menggunakan cabang pohondedalu atau Juncaceae, lalu menghasilkan busa di permukaan yang meleleh seiring waktu, umumnya satu jam atau lebih.[1] Pada akhir abad ke-19, krim tinggi lemak yang dipisah mesin memungkinkan krim kocok dibuat secara cepat dan mudah
Istilah "crème fouettée" dalam bahasa Prancis baru berkembang tahun 1629[9] dan "whipped cream" dalam bahasa Inggris berkembang tahun 1673.[10] Istilah "snow cream" (krim salju) masih digunakan pada abad ke-17.[11][12]
Berbagai makanan penutup yang terdiri dari krim kocok berbentuk piramida yang dicampur atau diletakkan di atas kopi, liquor, coklat, buah, dan lainnya disebut crème en mousse, crème fouettée, crème mousseuse, mousse,[13] dan fromage à la Chantilly.[14][15]Mousse modern, termasuk mousse au chocolat, adalah penerus tradisi ini.
Crème Chantilly
Crème Chantilly adalah nama lain bagi krim kocok. Perbedaan antara "krim kocok" dan "crème Chantilly" tidak jelas. Sejumlah penulis membedakan keduanya: crème Chantilly diberi pemanis, krim kocok tidak.[16] Namun kebanyakan penulis menyamakan keduanya layaknya sinonim:[17] dua-duanya diberi pemanis[18][19] maupun tidak diberi pemanis,[3][20] atau menganggap pemanis bukan sesuatu yang wajib.[21][22] Banyak penulis menggunakan satu nama saja (untuk versi pemanis atau tanpa pemanis), jadi tidak jelas apakah mereka membedakan kedua jenis krim tersebut.[23]
Nama "crème Chantilly", "crème de Chantilly", "crème à la Chantilly", atau "crème fouettée à la Chantilly" baru dikenal umum pada abad ke-19. Pada tahun 1806, Cuisinier Impérial Viard edisi pertama tidak menyebut kata krim "kocok" maupun krim "Chantilly",[29] tetapi edisi tahun 1820 menyebut keduanya.[30]
Nama Chantilly mungkin dipakai karena château dari dulu merupakan simbol makanan elit.[31]
Imitasi
Imitasi krim kocok, biasanya dijual dengan nama whipped topping atau squirty cream, dijual secara bebas. Imitasi ini digunakan karena berbagai alasan:
Tutupan kocok (whipped topping) umumnya mengandung campuran minyak separuh hidrogenasi, pemanis, air, dan penstabil dan pengemulsi untuk mencegah sineresis, sama seperti krim kocok yang krimnya mengandung margarin alih-alih lemak susu. "Cool Whip", merek tutupan kocok ternama Amerika Serikat, adalah istilah yang kadang dipakai warga A.S. untuk menyebut merek tutupan apapun (merek dagang umum).
Penggunaan
Krim kocok Crème Chantilly adalah tutupan populer untuk makanan penutup seperti pai, es krim, kue cangkir, kue, susu kocok, dan pudding.
↑Jules Gouffée et al., Le livre de pâtisserie, 1873 p. 138
12Émile Bernard Urbain Dubois, La Cuisine classique: études pratiques, raisonnées et démonstratives de l'Ecole française appliquée au service à la russe, 1868, p. 122: "La chantilly n'est autre chose que la crème double, amenée à consistance, et rendue mousseuse par le travail du fouet et l'action de l'air."
12Terence Scully, trans., The Opera of Bartolomeo Scappi (1570): L'arte et prudenza d'un maestro Cuoco; The Art and Craft of a Master Cook, 2008, ISBN 0-8020-9624-7, p. 105, note 2.39, with many menus including "neve di latte servita con zuccaro sopra" 'milk snow with sugar on top', passim
↑Michelle Berriedale-Johnson, Festive Feasts Cookbook (British Museum), 2004, ISBN 0-299-19510-4, p. 33, citing Messisbugo's Banchetti, composizioni di vivande e apparecchio generale
↑Ouverture de cuisine, "Pour faire neige", p. 123 transcription
↑Dictionarium Rusticum, Urbanicum & Botanicum, 1726, s.v. 'Syllabub' full text
↑Sarah Harrison, The house-keeper's pocket-book, and compleat family cook, 1749, p. 173. full text
↑Alexandre-Balthazar-Laurent Grimod de La Reynière, Néo-Physiologie du gout par order alphabétique ou Dictionnaire générale de la cuisine française, 1839, p. 184
↑"Tante Marie", La Véritable cuisine de famille, comprenant 1.000 recettes et 500 menus, 18??, p. 296 "Crème fouettée (ou Fromage à la Chantilly)"
↑Mrs. Beeton, The book of household management, 1888, p. 927
↑recipe entitled "Crème fouettée et crème Chantilly", in Robert J. Courtine, ed., Curnonsky: Cuisine et Vins de France, Larousse, 1974, p. 535
↑Le Petit Robert (1972): "Crème fouettée, dite aussi crème Chantilly"
↑Paul Bocuse, La cuisine du marché (1980), p. 414: "Crème Chantilly (crème fouettée)"
↑La cuisine de Madame Saint-Ange (1927), p. 916f: "Crème fouettée dite «crème Chantilly»... Selon le cas, on ajoute du sucre en poudre, vanillé ou non, dans la crème fouettée."
↑Julia Child et al., Mastering the Art of French Cooking, defines Crème Chantilly as "lightly beaten cream", then refers to it as "whipped cream". With added sugar or flavorings, she calls it "Flavored whipped cream" (I:580). In volume 2, one recipe for crème Chantilly is unsweetened (II:422), another is sweetened (II:450).
↑Stephen Shapiro, "Roland Joffé's Vatel", in Anne L. Birberick, Russell Ganim, Modern Perspectives on the Early Modern: Temps recherché, temps retrouvé, 2005, ISBN 1-886365-54-7p. 84
↑recipe for "fromage à la chantilly glacé", a sort of ice cream topped with whipped cream, in Menon's Les soupers de la cour, 1755, p. "chantilly" 313-314
↑Mémoires de la baronne d'Oberkirch, vol. 2, p. 112: "Jamais je n'ai mangé d'aussi bonne crème, aussi appétissante et aussi bien apprêtée." "I have never eaten such good cream, so appetising and so well prepared."
↑"Naissance de la crème chantilly", Tables princières à Chantilly, du XVIIe au XIXe siècle, exhibit at the Musée Condé, 16 September 2006 - 8 January 2007 PDF