Desa in Nusa Tenggara Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Nusa Tenggara Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Watutedang merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Lela, kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Desa ini merupakan satu dari 9 desa dan kelurahan yang berada di Kecamatan Lela.
Desa ini memiliki jumlah penduduknya sebagian besar bersuku daerah Flores. Sebagian besar penduduknya bermatapencaharian petani. Hasil pertanian utama di desa ini ialah kopi, cokelat dan lain-lain.
Desa Watutedang mencakup wilayah seluas 1,29 kilometer persegi, atau sekitar 4 persen dari total luas Kecamatan Lela yang mencapai 31,35 kilometer persegi. Sebagian besar pemukiman penduduk berada di kawasan dataran, sementara sebagian lainnya tersebar di wilayah perbukitan yang juga dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Titik tertinggi desa ini adalah Iligai, dengan elevasi mencapai 906 meter di atas permukaan laut.
Secara demografis, Watutedang menyumbang sekitar 11,50 persen dari total populasi Kecamatan Lela. Kepadatan penduduk tercatat sebesar 182,06 jiwa per kilometer persegi, menempatkan desa ini dalam kategori kepadatan sedang jika dibandingkan dengan desa-desa lain di sekitarnya. Rasio jenis kelamin berada pada angka 91,55, menunjukkan komposisi penduduk yang relatif seimbang, meskipun jumlah perempuan sedikit lebih banyak dibanding laki-laki. Pola ini sejalan dengan tren demografi di wilayah kecamatan secara umum.[1]
Dengan proporsi penduduk yang cukup besar dan kepadatan yang tidak terlalu tinggi, Watutedang memiliki potensi pengembangan yang seimbang antara pemanfaatan ruang dan penyediaan layanan publik. Kombinasi antara kondisi geografis, struktur demografi, dan penggunaan lahan menjadikan desa ini sebagai salah satu wilayah yang strategis untuk perencanaan pembangunan, distribusi fasilitas, serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan di tingkat lokal.