Watang Sawitto adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Pinrang, provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kecamatan ini juga merupakan ibukota dari Kabupaten Pinrang.[2][3] Luas wilayahnya adalah 58,97km2 yang terbagi menjadi 8 Kelurahan. Pada tahun 2025, tercatat jumlah penduduk Kecamatan Watang Sawitto sebanyak 60.595 jiwa. Sementara kepadatan penduduknya pada tahun 2025 adalah 1.027,56 jiwa/km².
Hampir seluruh penduduk di Kecamatan Watang Sawitto beragama Islam. Sementara sebagian kecil lainnya beragama Protestan, Katolik, Buddha dan Hindu. Salah satu jenis pekerjaan di Kecamatan Watang Sawitto adalah petani.
Sejarah
Kecamatan Watang Sawitto merupakan salah satu dari tujuh kecamatan pertama sejak pembentukan administratif pemerintahan Kabupaten Pinrang pada tahun 1960. Secara historis, wilayah ini menjadi pusat pemerintahan dari masa Kerajaan Sawitto atau pada masa Swapraja Sawitto maupun bekas-bekas Onderafdeling Pinrang dan masa Kawedanaan Pinrang hinggga akhirnya menjadi ibukota dari Kabupaten Pinrang sekarang.
Seiring dengan perkembangan waktu sejak masa pembentukan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Pinrang, Watang Sawitto mengalami pemekaran wilayah administratif kecamatan dan terbagi menjadi dua hasil wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Paleteang dan Kecamatan Tiroang.
Kecamatan Watang Sawitto merupakan salah satu kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pinrang. Luas wilayahnya adalah 58,97km2 yang setara dengan 3,01% dari luas wilayah Kabupaten Pinrang. Watang Sawitto meliputi 8 kelurahan dengan Kelurahan Siparappe sebagai wilayah kelurahan terluas dan Kelurahan Maccorawalie sebagai ibukota Kecamatan[5].[6] Kecamatan Watang Sawitto merupakan ibu kota dan pusat dari Kabupaten Pinrang.[7]
Jumlah penduduk
Jumlah penduduk di Kecamatan Watang Sawitto tercatat sebanyak 60.595 jiwa pada tahun 2025[8]. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan kecamatan lain di Kabupaten Pinrang dengan kepadatan 1.027,56 jiwa/km². Penduduk terbanyak berada di Kelurahan Maccorawalie dengan 14.411 jiwa, sedangkan kepadatan tertinggi berada di Kelurahan Jaya yaitu 7.742,62/km2[9]
Penduduk Kecamatan Watang Sawitto
Kelurahan
Presentase
penduduk
Kepadatan
(km2)
Jumlah Penduduk
(jiwa)
Siparappe
4,99
124,87
3.023
Salo
9,36
618,76
5.674
Sipatokkong
5,48
445,44
3.323
Penrang
20,62
5.273,00
12.497
Jaya
15,59
7.742,62
9.446
Sawitto
7,51
5.055,56
4.550
Maccorawalie
23,78
3.312,87
14.411
Bentengnge
12,66
825,73
7.671
Keyakinan
Penduduk Watang Sawitto berdasarkan agama yang dianut yakni Islam 97,54%, kemudian Kekristenan 2,15% di mana Protestan 1,82% dan Katolik 0,33%. Selebihnya Buddha 0,28%, dan Hindu 0,03%. Rumah ibadah yang ada di kecamatan ini yakni 50 masjid, 5 gereja Protestan dan 1 gereja katolik.[3]
Mata pencaharian
Pada tahun 2020, tercatat sebanyak 4.942 orang penduduk di Kecamatan Watang Sawitto bekerja sebagai petani. Jenis tanaman yang ditanam adalah tanaman pangan. Dari jumlah tersebut, terdapat kelompok tani sebanyak 138 kelompok.[10] Lahan yang dijadikan sawah di Kecamatan Watang Sawitto pada tahun 2020 seluas 4.656 ha. Luas lahan ini semuanya memanfaatkan irigasi.[11] Pada tahun 2020, luas lahan panen yang dihasilkan oleh Kecamatan Watang Sawitto adalah 9.312 ha. Dalam tiap hektar dihasilkan padi seberat 5,90 ton. Sehingga total produksinya pada tahun 2020 sebanyak 54.941 ton gabah kering giling.[12] Kerugian dapat dialami oleh para petani di Kecamatan Watang Sawitto ketika terjadi gagal panen. Penyebabnya adalah keberadaan organisme pengganggu tumbuhan tiap musim tanam.[13]
Batas Wilayah
Administratif kewilayahan Watang Sawitto secara geografi berada di tengah-tengah Kabupaten Pinrang, posisinya yang strategis karena memiliki dan terhubung langsung melalui akses infrakstruktur jalan yang menghubungkan segala penjuru wilayah Kabupaten Pinrang ke ibukota Kabupaten di Kecataman Watang Sawitto. Kecamatan Watang Sawitto memiliki garis batas wilayah paling banyak diantara Kecamatan lainnya di Kabupaten Pinrang, antara lain:
Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Paleteang, Kecamatan Cempa melalui Jl. Salo dan Kecamatan Patampanua (Jl. Poros menuju Benteng) dan Jl. Poros Pinrang-Polman yang menghubungkan ke wilayah Kecamatan Duampanua serta Kecamatan Lembang.
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Mattirobulu yang juga menghubungkan dari akses jalan insfrakstruktur (Jl. Poros Pinrang-Parepare) ke wilayah selatan Kabupaten Pinrang yakni Kecamatan Suppa.
Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Paleteang dan Kecamatan Tiroang, juga menghubungkan Kabupaten Pinrang dengan Kabupaten Sidrap oleh Jl. Poros Pinrang-Rappang.
Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Mattirosompe (Langnga) dan menghubungkan antara Pinrang-Jampue di Kecamatan Lanrisang melalui Jl. Poros Jampue.
↑[ttps://pinrangkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/21625812bdad06d47517c081/kecamatan-watang-sawitto-dalam-angka-2025.html "Kecamatan Watang Sawitto Dalam Angka tahun 2025"]. [Pemerintahan]: '17'.
↑[ttps://pinrangkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/21625812bdad06d47517c081/kecamatan-watang-sawitto-dalam-angka-2025.html "Kecamatan Watang Sawitto Dalam Angka Tahun 2025"]. Kecamatan Watang Sawitto Dalam Angka Tahun 2025: '5'.
↑[ttps://pinrangkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/21625812bdad06d47517c081/kecamatan-watang-sawitto-dalam-angka-2025.html "Kecamatan Watang Sawitto Dalam Angka Tahun 2025"]. Kecamatan Watang Sawitto Dalam Angka Tahun 2025 (Penduduk): '25'.
↑[ttps://pinrangkab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/21625812bdad06d47517c081/kecamatan-watang-sawitto-dalam-angka-2025.html "Kecamatan Watang Sawitto Dalam Angka Tahun 2025"]. Kecamatan Watang Sawitto Dalam Angka Tahun 2025 (Penduduk): 25.