Wilayah Desa dibagi menjadi beberapa pedukuhan, yang masing-masing dikepalai oleh seorang Kepala Dusun.
Dukuh Wanatawang
Dukuh Karangbinangun
Dukuh Pengilon
Dukuh Dawuhan
Dukuh Keplik
Daftar pemimpin
Nama-nama kepala desa yang pernah memimpin Desa Wanatawang:
Saleh (Mbah Perlot)
H.Nuridin
Sunirto
Tarmadi
Suhirno
Heri Marzuki
Sugeng
Penduduk
Penduduknya sebagian besar adalah buruh tani. Penduduk usia produktif umumnya pergi merantau ke Jakarta untuk jadi tukang ojek, asongan atau kuli bangunan. Ada pula yang pergi ke Luar negeri menjadi TKI terutama ke Timur Tengah.
Penggunaan lahan
Pada musim tertentu sawah-sawah di daerah ini disewa selama kurang lebih 1/2 sampai 1 tahun oleh PT Perkebunan (persero) PG Jatibarang untuk ditanami tebu. Di wilayah kecamatan Songgom yang dulunya wilayah Jatibarang (hasil pemekaran wilayah kecamatan) ini, memang ada rel kereta tebu yang membentang dari Pabrik Gula Jatibarang melintasi desa Mengger, Kendawa, Janegara, Klampis, Karangsembung, Wanatawang, Dukuhpayung hingga Songgom. Penanaman tebu ini dulunya dikelola langsung oleh PTP (Persero), tetapi belakangan pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat pemilik lahan, yang sering disebut dengan TRI (Tebu rakyat Intensifikasi). Pada musim tanam tebu, masyarakat petani terpaksa harus libur dari kegiatan pertaniannya. Hal ini yang membuat para buruh tani beralih profesi.
Pendapat warga
Untuk Warga Desa Wanatawang sudah seharusnya melek Digital, Kaum muda seharusnya melakukan inovasi dan memberikan trobosan baru kepada Masyarakat agar tidak menutup diri dan mempertahankan pemikiran zaman batu, yuk sama-sama bangun Desa Wanatawang untuk menjadi Desa Produksi, dan bukan lagi Desa yang terjajah oleh kaum Kapitalis asing. Salam Pemuda Wanatawang