Władysław Bukowiński (juga dikenal sebagai Ladislao Bukowinski; 22 Desember 1904–3 Desember 1974), adalah seorang imamKatolik Roma Polandia yang mengabdi di keuskupan Karaganda, Kazakhstan. Ia mengabdi di Polandia pada masa Perang Dunia II dan dikenal di kalangan anggota parokinya karena ketenangan dan kecerdasannya. Ia membuat upaya untuk menyelesaikan konflik dengan kasih Yesus Kristus dan pesan Injil. Ia ditangkap beberapa kali dan menjadi tahanan pada suatu waktu di sebuah gulag Soviet. Setelah dibebaskan, ia menjalani misi jangka panjang di Kazakhstan.[2]
Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi venerabilis pada 2015 atas konfirmasi kehidupan kebajikan heroiknya, dan menyepakati sebuah mukjizat yang diatributkan kepadanya pada dua belas bulan kemudian. Beaitifikasinya, yang dipimpin oleh Kardinal Angelo Amato atas perantaraan kepausan, dirayakan pada 11 September 2016 di Karaganda tempat ia mengabdi.[3]