Victoria, yang biasa disingkat sebagai Vic,[3] merupakan sebuah negara bagian yang terletak di Australia bagian tenggara. Victoria adalah negara bagian terkecil kedua (setelah Tasmania), dengan luas wilayah 227.444 kilometer persegi (87.817sqmi); negara bagian dengan penduduk terbanyak kedua (setelah New South Wales), dengan jumlah penduduk lebih dari 7 juta jiwa;[4] serta negara bagian dengan kepadatan penduduk tertinggi di Australia (31,1 per km²).[5] Perekonomian Victoria merupakan yang terbesar kedua di antara negara-negara bagian di Australia dan sangat terdiversifikasi, dengan dominasi di sektor jasa.
Mayoritas penduduk Victoria terpusat di wilayah tengah-selatan di sekitar Port Phillip, dan khususnya di dalam kawasan metropolitanMelbourneRaya, yang merupakan ibu kota negara bagian sekaligus kota terbesar di Victoria, serta kota terbesar kedua di Australia,[6] tempat lebih dari tiga perempat penduduknya tinggal (dengan 35,1% dari total penduduknya merupakan imigran).[7] Negara bagian ini juga menjadi tempat berdirinya empat dari 20 kota terbesar di Australia, yaitu Melbourne, Geelong, Ballarat, dan Bendigo.
Diberi nama untuk menghormati Ratu Victoria, Victoria dipisahkan dari New South Wales dan ditetapkan sebagai koloni Mahkota tersendiri pada tahun 1851, serta berhasil membentuk pemerintahan yang bertanggung jawab pada tahun 1855.[9] Fenomena demam emas Victoria pada tahun 1850-an dan 1860-an secara signifikan meningkatkan jumlah penduduk dan kekayaan Victoria. Pada saat Federasi Australia dibentuk pada tahun 1901, Melbourne telah menjadi kota terbesar di Australasia, serta berfungsi sebagai pusat pemerintahan federal hingga Canberra resmi menjadi ibu kota nasional pada tahun 1927. Negara bagian ini terus mengalami pertumbuhan yang kuat sepanjang berbagai periode di abad ke-20 dan ke-21 karena tingginya tingkat migrasi internasional maupun antarnegara bagian. Melbourne menjadi tuan rumah bagi sejumlah museum, galeri seni, dan teater; pada tahun 2016, sebuah perusahaan pemasaran olahraga menobatkannya sebagai ibu kota olahraga dunia.[10]
Victoria dinyatakan terpisah dari negara bagian New South Wales dan menjadi koloni yang merdeka pada tahun 1851 setelah terjadi perburuan emas terbesar di dunia sejak tambang-tambang emas ditemukan di Ballarat dan kemudian di Bendigo.
Pada 1 Januari1901, Victoria kembali menjadi negara bagian di Persemakmuran Australia seperti layaknya negara-negara bagian lain. Sebelum ibu kota Australia yang sekarang, Canberra, selesai dibangun, Melbourne adalah ibu kota Australia pada tahun 1901-1927.
Dahulu, Victoria merupakan pusat dari perburuan emas dan batu bara. Sekarang, hasil produksinya hampir sama dengan negara bagian lain tetapi dengan tambahan hasil agrikultur karena curah hujannya yang lebih tinggi dibanding negara bagian lain.
Victoria, Melbourne pada khususnya, memiliki kebudayaan yang beragam seperti Tionghoa, India, Yunani, dan Vietnam.
Victoria merupakan asal dari sepak bola Australia (Australian Football atau Footy) dengan 10 dari 16 tim liga utama (AFL) berasal dari sini. Pertandingan Grand Final pun diselenggarakan di stadion Melbourne Cricket Ground.
↑The ACT has a higher population density, but it is a territory rather than a state.
↑"Regional population". Australian Bureau of Statistics. 26 March 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 October 2023. Diakses tanggal 21 April 2024.