Awalnya adalah sebuah perusahaan asal Amerika Serikat dan terkenal berkat produk floppy disk-nya pada dekade 1970-an dan 1980-an, Verbatim kini adalah salah satu merek paling terkenal untuk media optis perekaman. Verbatim pun disebut sebagai merek global terkemuka di bidang tersebut pada tahun 2005, dan terkenal berkat paten azo dye, yang dianggap berkualitas tinggi.[3]
Sejarah
Verbatim memulai sejarahnya di Mountain View, California pada tahun 1969, dengan nama Information Terminals Corporation (ITC), yang didirikan oleh Reid Anderson. ITC lalu tumbuh dan menjadi produsen floppy disk terkemuka pada akhir dekade 1970-an. ITC kemudian mengubah namanya menjadi Verbatim. Pada tahun 1982, Verbatim membentuk sebuah joint venture dengan Mitsubishi Kasei (pendahulu Mitsubishi Chemical) yang diberi nama Kasei Verbatim.
Verbatim cukup kesulitan selama dekade 1980-an dan akhirnya dibeli oleh Eastman Kodak pada tahun 1985. Walaupun begitu, Kasei Verbatim tetap beroperasi. Pada bulan Maret 1990, Verbatim resmi dibeli oleh Mitsubishi Kasei. Sejumlah produk baru lalu diluncurkan dan Verbatim berhasil tumbuh pesat.[4] Pada bulan Oktober 1994, Mitsubishi Kagaku Media didirikan sebagai anak usaha dari Mitsubishi Chemical, yang merupakan hasil penggabungan antara Mitsubishi Kasei dan Mitsubishi Petrochemical. Verbatim lalu digabung ke dalam Mitsubishi Kagaku Media.
Selain dengan merek Verbatim, Mitsubishi Kagaku Media juga menjual produknya dengan merek Freecom. Freecom didirikan di Berlin, Jerman pada tahun 1989. Setelah dibeli oleh Mitsubishi Chemical pada bulan September 2009, Freecom memindahkan kantor pusatnya ke Belanda.
Mitsubishi Kagaku Media juga menjual produknya di Jepang dengan merek Mitsubishi mulai tahun 1994 hingga 2010, saat digantikan oleh Verbatim.
Lini masa
Bekas logo Verbatim, 1978–2007
1969: Information Terminals Corporation (ITC), pendahulu Verbatim, didirikan di Mountain View, California, Amerika Serikat.
1975: ITC mulai memproduksi pita magnetik untuk digunakan di kaset dan floppy disk buatannya.[5]
1978: ITC resmi mengubah namanya menjadi Verbatim.[6]
1979: Verbatim resmi melantai di bursa saham. Penjualannya tumbuh menjadi $36 juta.
1985: Eastman Kodak mengajukan tawaran sebesar $174 juta untuk Verbatim.
1990: Mitsubishi Kasei resmi mengakuisisi Verbatim.
1994: Mitsubishi Kasei dan Mitsubishi Petrochemical digabung untuk membentuk Mitsubishi Chemical. Verbatim lalu digabung ke anak usaha Mitsubishi Chemical yang baru dibentuk, yakni Mitsubishi Kagaku Media.
Produk berikut sebagian diproduksi di pabrik milik Verbatim dan Mitsubishi di Singapura dan Jepang. Sebagian lainnya diproduksi di bawah lisensi oleh perusahaan asal Taiwan dan India.
Floppy disk awalnya diproduksi di sebuah pabrik di Limerick, Republik Irlandia, mulai tahun 1979.
Verbatim juga menjual kembali produk yang dibuat oleh perusahaan lain asal Jepang, Taiwan, Tiongkok, Malaysia, dan India (seri DVD Pearl White di Eropa, sejumlah CD-R tidak diberi merek Super Azo), termasuk produk buatan Taiyo Yuden, Ritek Corporation, CMC Magnetics, Prodisc, Moser Baer, dan Daxon/BenQ.