VOA Indonesia menghasilkan program radio berdurasi 9,5 jam setiap hari dan program televisi berdurasi 6,5 jam setiap minggu.
VOA Indonesia juga memproduksi program Jurnal VOA, program berita mingguan berdurasi 25 menit, yang dibawakan dari Washington DC dan ditayangkan di stasiun televisi MetroTV di Jakarta. Ditayangkan pada pukul 5:05 pagi WIB, siaran berita tersebut telah menjadi program bersiaran-langsung pertama di stasiun tersebut sebelum acara berita pagi stasiun televisi tersebut, Metro Pagi yang ditayangkan pada pukul 5:30 pagi.[2]
Tokoh
Pada era radio, VOA Indonesia dikenal melalui para penyiar yang suaranya akrab bagi pendengar Indonesia. Beberapa penyiar seperti Abdul Nur Adnan menjadi salah satu figur setelah ia bergabung sejak 1969, sementara Leonard Triyono juga dikenal luas karena gaya penyiarannya yang khas.
Pada era modern, VOA Indonesia berkembang menjadi media multimedia yang menjangkau audiens lewat televisi dan platform digital. Tokoh seperti Helmi Johannes dikenal melalui program televisi dan pelaporan internasional, sedangkan Patsy Widakuswara menonjol lewat liputan politik Amerika Serikat dan perannya sebagai koresponden Gedung Putih.