Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Utusan Khusus Presiden adalah pejabat yang melaksanakan tugas tertentu yang diberikan oleh presiden di luar tugas-tugas yang sudah dicakup dalam susunan organisasi kementerian dan instansi pemerintah lainnya. Dalam pelaksanaan tugasnya, utusan khusus presiden bertanggung jawab kepada presiden dan laporan pelaksanaan tugas dikoordinasikan oleh sekretaris kabinet.[ 1] [ 2]
Periode 2001–2004
Nama
Bidang
Tahun
Ref.
Nana Sutresna
Kerja Sama dengan Negara-negara di Kawasan Asia Afrika dan Anggota Gerakan Nonblok
2002–2004
[ 3]
Periode 2024–2029
Presiden ke-8 Indonesia Prabowo Subianto mempunyai 7 utusan khusus. Awalnya Prabowo Subianto melantik 7 utusan khusus presiden, yakni Muhamad Mardiono , Setiawan Ichlas , Miftah Maulana Habiburrohman , Raffi Ahmad , Ahmad Ridha Sabana , Raffi Ahmad , Zita Anjani , dan Mari Elka Pangestu pada 22 Oktober 2024, bersamaan dengan Penasihat Khusus dan Staf Khusus.[ 26] Di akhir Oktober 2024, Prabowo Subianto menunjuk Hashim Djojohadikusumo , sebagai Utusan Khusus di bidang Iklim dan Energi. Miftah Maulana Habiburrohman mengundurkan diri pada 6 Desember 2024.
Utusan Khusus Presiden RI pada saat pelantikan (2024)
Utusan Khusus Presiden RI (2024)
Referensi
↑ "Presiden Prabowo Resmi Lantik para Penasihat Khusus, Utusan Khusus, dan Staf Khusus Presiden" . 22 Oktober 2024. Diakses tanggal 19 Desember 2024 .
↑ Peraturan Presiden Nomor 137 Tahun 2024
1 2 "Profil Nana Sutresna" . Tokoh Indonesia . Diakses tanggal 12 September 2025 .
1 2 "Nana Sutrestna, Utusan Presiden Korut dan Korsel" . 23 Januari 2006. Diakses tanggal 12 September 2025 .
↑ "Alwi Shihab Hadiri KTT OKI" . 6 Desember 2005. Diakses tanggal 14 November 2025 .
↑ Abeyasa, Auvry (26 April 2006). "SBY Menjawab Harapan Melalui Presidentials Delivery Unit" . detik.com . Diakses tanggal 12 September 2025 .
↑ Abeyasa, Auvry (6 Mei 2022). "Biografi Ali Alatas: Profil Ali Alatas, Menlu Pada Masa Soeharto dan Habibie" . Tirto.id . Diakses tanggal 12 September 2025 .
↑ Abeyasa, Auvry (19 Juli 2006). "Ali Alatas Jadi Utusan Khusus Perdamaian Timteng" . AntaraNews . Diakses tanggal 12 September 2025 .
↑ "TB Silalahi, Tetap Eksis Sejak Orde Baru" . 10 Februari 2012. Diakses tanggal 14 November 2025 .
↑ "Laporan Kunjungan Kerja Komisi I DPR RI Ke Negara Korea Selatan dalam Rangka Penyusunan RUU Tentang Radio Televisi Republik Indonesia" (PDF) . DPR RI . 2013.
↑ "Utusan Khusus Presiden Kini Setingkat Menteri" . JPNN.com . 26 Februari 2012. Diakses tanggal 12 September 2025 .
↑ "Nila Moeloek: Menteri Kesehatan yang Tertunda" . CNN Indonesia . 26 Oktober 2014. Diakses tanggal 12 September 2025 .
↑ Maharani, Esthi (6 Februari 2012). "Utusan Khusus Presiden Bukan Jabatan Permanen" . Republika .
↑ Kisdiantoro, ed. (6 September 2020). "Jadwal Terbang SBY Ditunda Satu Jam" . TribunNews . Diakses tanggal 14 November 2025 .
↑ Maharani, Esthi (7 November 2011). "Farid Husain, Sang Juru Runding Daerah Konflik" . BBC Indonesia . Diakses tanggal 14 November 2025 .
↑ "Presiden Jokowi Tunjuk Eddy Pratomo Jadi Utusan Khusus Penetapan Batas Maritim RI-Malaysia" . Kementerian Sekretariat Negara RI . 11 Juni 2015. Diakses tanggal 11 September 2025 .
↑ "Utusan Khusus Presiden RI dukung Wali Kota Banda Aceh Bangun NAIC" . Pemerintah Kota Banda Aceh . 5 Juni 2018. Diakses tanggal 14 November 2025 .
↑ "Presiden Islamic Development Bank Group Menerima Utusan Khusus Presiden RI" . Islamic Development Bank . 9 Februari 2017. Diakses tanggal 14 November 2025 .
↑ "Prof. Alwi Shihab: Perlu Kerendahan Hati Berkolaborasi Merawat Kerukunan Umat Beragama" . Institut Leimena . 5 April 2024. Diakses tanggal 14 November 2025 .
↑ "Tiba Di Abu Dhabi, Presiden Jokowi Disambut Putra Mahkota UEA" . 13 September 2019. Diakses tanggal 14 November 2025 .
↑ "Presiden Jokowi Angkat Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban" . Sekretariat Kabinet RI . 23 Oktober 2017. Diakses tanggal 11 September 2025 .
↑ "Din Syamsuddin Ungkap Alasan Mundur dari Utusan Khusus Jokowi" . CNN Indonesia . 25 September 2018. Diakses tanggal 11 September 2025 .
↑ "Jokowi Tunjuk Syafiq Mughni sebagai Pengganti Din Syamsuddin" . AMINEF . Oktober 2018. Diakses tanggal 11 September 2025 .
↑ "Presiden Jokowi Lantik Muhamad Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden" . Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden - Kementerian Sekretariat Negara . 23 November 2022. Diakses tanggal 11 September 2025 .
↑ Safitri, Eva (13 Juni 2024). "Jokowi Resmi Angkat Bambang Susantono Jadi Utusan Khusus Kerja Sama IKN" . Detik.com . Diakses tanggal 12 November 2024 .
↑ "Presiden Prabowo Resmi Lantik para Penasihat Khusus, Utusan Khusus, dan Staf Khusus Presiden" . Sekretariat Kabinet RI . 22 Oktober 2024. Diakses tanggal 11 September 2025 .
↑ Rismoyo, Mauludi. "Gus Miftah Mundur Jadi Utusan Khusus Presiden Usai Introspeksi Diri" . detikpop . Diakses tanggal 2024-12-06 .