Kapal perusak tersebut terlibat dalam tabrakan dengan kapal tanker Alnic MC pada 21 Agustus 2017 di lepas pantai Singapura, yang mengakibatkan tewasnya 10 awak kapal dan lima lainnya luka-luka. Kerusakan tersebut membuat kapal tersebut tidak dapat beroperasi selama lebih dari dua tahun, dan selesai dibangun pada Oktober 2019.
Nama
Kapal tempur ini awalnya diberi nama tersebut untuk mengenang jasa John S. McCain Sr. dan John S. McCain Jr.,[2] keduanya merupakan laksamana di Angkatan Laut Amerika Serikat. McCain Sr. merupakan komandan dari USS Ranger (CV-4) dan kemudian memimpin Fast Carrier Task Force selama Perang Dunia II. Sementara anaknya McCain Jr. juga berjuang di Perang Dunia II sebagai komandan kapal selam USS Gunnel dan USS Dentuda. McCain Jr. kemudian mengambil jabatan militer di Amerika Serikat dan di Pasifik, diangkat menjadi Komando Pasifik Amerika Serikat sebelum pensiun pada 1972. Kedua tokoh ini merupakan kakek dan ayah dari Senator John McCain, juga seorang perwira angkatan laut yang menyandang pangkat kapten sebelum pensiun dan menjadi politikus.[4]
Pada 11 Juli 2018, USS John S. McCain mengadakan upacara dedikasi nama ulang dengan menambahkan Senator John McCain disamping kakek dan ayahnya.[5]