Operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Somalia IPersonel Batalion 1 Resimen Kerajaan Australia menaiki helikopter CH-53D Sea Stallion milik Korps Marinir Amerika Serikat dalam operasi bantuan kemanusiaan di Somalia pada tahun 1993. Mereka mengawal pengiriman bantuan pangan ke Desa Maleem sebagai bagian dari upaya internasional untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang berkaitan dengan operasi PBB di Somalia.
United Nations Operation in Somalia (UNOSOM) adalah misi operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Somalia. UNOSOM terbagi 2, UNOSOM I di laksanakan pada April 1992 hingga Maret 1993 dan dilanjutkan dengan UNOSOM II pada Maret 1993 hingga Maret 1995.
UNOSOM I
UNOSOM I dilakukan untuk memonitor gencatan senjata di Mogadishu dan melakukan pengawalan terhadap penyaluran bantuan kemanusiaan ke pusat distribusi di kota tersebut. Mandat dan kekuatan pasukan diperbesar dengan diberi kemampuan untuk menjaga konvoy kemanusiaan dan pusat distribusi di seluruh Somalia. Misi ini kemudian bekerjasama dengan Pasukan Gabungan PBB dalam rangka menjaga lingkungan yang aman bagi bantuan kemanusiaan.
UNOSOM II
UNOSOM II dilaksanakan menggantikan UNOSOM I dan dimulai bulan Maret 1993. UNOSOM II diberi mandat melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan termasuk aksi militer untuk menjamin lingkungan yang aman di seluruh Somalia bagi bantuan kemanusiaan. Pada akhirnya, UNOSOM II juga diberi tugas melaksanakan perlucutan senjata dan rekonsiliasi, suatu tugas yang dimulai oleh Pasukan Gabungan PBB dalam mengembalikan kedamaian, stabilitas dan hukum. UNOSOM II ditarik pada awal Maret 1995.