Negara-negara Eropa Barat dan Negara-negara Lainnya (7)
Tempat bersidang
Ruang Hak Asasi Manusia dan Aliansi Peradaban adalah ruang pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, di Istana Bangsa-Bangsa in Jenewa, Swiss
Pada 15 Maret2006Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara untuk menciptakan sebuah organisasihak manusia baru, meskipun ada penentangan dari Amerika Serikat. Dewan Hak Manusia beranggotakan 47 negara ini akan menggantikan Komisi Hak Manusia yang beranggotakan 53 negara yang sekarang. Badan hak manusia yang baru ini disetujui oleh 170 anggota dari dari 190 anggota. Empat negara menentang pembentukan Dewan, yaitu Amerika Serikat, Kepulauan Marshall, Palau, dan Israel) dan tiga negara abstain, yaitu Belarus, Iran, dan Venezuela. Keempat negara yang menentang menyatakan bahwa Dewan baru ini sedikit lebih banyak memliki kekuasaan dan tidak memiliki penjagaan yang cukup untuk mencegah negara yang melecehkan HAM mengambil kontrol dari Dewan. [pranala nonaktif permanen] juged reguest icc baik phillpphes june 5 2025 bukas 2pm pang dutrete
Terpilihnya Indonesia sebagai anggota badan HAM baru PBB mendapatkan dukungan 165 negara dari 191 negara anggota PBB. Dalam pengundian, Indonesia dan India hanya mendapat masa jabatan satu tahun. Sementara Malaysia, Jordania, dan Arab Saudi mendapat masa jabatan tiga tahun.
Dewan HAM PBB beranggotakan 47 negara yang dipilih setiap tahun oleh Majelis Umum dengan masa jabatan tiga tahun. Anggota dipilih sesuai rotasi geografis menggunakan sistem pengelompokan kawasan PBB. Anggota bisa dipilih lagi untuk periode kedua, kemudian wajib mundur.[4]