Laksma Tunggul ditunjuk sebagai Kadispenal melalui Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025, menggantikan Laksma TNI I Made Wira Hady Arsanta yang dimutasi menjadi Kadisjarahal.[2]
Tunggul, merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XLIII/tahun 1997.[3] Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah sebagai Staf Khusus Kasal.[4]
Sebelumnya, Laksma Tunggul juga menjabat beberapa jabatan bergengsi di TNI AL, diantaranya Komandan Gugus Keamanan Laut Komando Armada III (Guskamla Koarmada III)[5] dan Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Koarmada RI.
Latar Belakang Pendidikan
Tunggul memulai karier militernya setelah menyelesaikan studi di Akademi Angkatan Laut (AAL) sebagai angkatan ke-43 pada tahun 1997.[1] Sebagai perwira Korps Pelaut, ia memperkuat kompetensi profesinya melalui sejumlah pendidikan spesialis, yang diawali dengan penuntasan Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) I Principal Warfare Officer (PWO)-3 Spesialis Peperangan Atas Air (PAA) tahun 2002, dan dilanjutkan ke jenjang Diklapa II Komando Umum (KOUM) pada tahun 2007.
Wawasan profesionalnya dikembangkan di level internasional saat ia berhasil merampungkan 42nd Command & Staff Course di Singapura pada tahun 2011, serta mengikuti International Senior Officer Amphibious Planning Course pada tahun 2016. Di dalam negeri, ia merupakan lulusan Pendidikan Reguler (Dikreg) Angkatan ke-47 Sesko TNI tahun 2020. Selain pendidikan militer, ia juga menempuh jalur akademik di Universitas Pertahanan RI, di mana ia meraih gelar Magister (S2) Strategi dan Kampanye Militer pada tahun 2021.[6] Pendidikan kepemimpinan strategis tertingginya dicapai pada tahun 2024 melalui PPRA Angkatan ke-66 Lemhannas RI.[7]