Dalam rangka manusia dan hewan-hewan lainnya, tuberkel, tuberositi, atau apofisis adalah sebuah tonjolan yang berfungsi sebagai tempat menempelnya otot-otot lurik. Otot-otot tersebut tertempel oleh tendon, di mana entesisnya adalah jaringan ikat di antara tendon dan tulang.[1]Tuberositi umumnya merujuk kepada tuberkel yang lebih besar. Contoh dari ini adalah pada tulang humerus (lengan atas), di mana tulang tersebut memiliki dua tuberkel, yaitu tuberkel kecil dan tuberkel besar, keduanya berada pada ujung proksimal tulang yang terhubung dengan skapula (belikat). Penggunaan berlebih dari tuberkel dapat menyebabkan inflamasi pada tuberkel tulang yang berhubungan. Hal ini dikenal sebagai apofisitis. Umumnya ini memengaruhi anak-anak yang sedang berkembang.[2][3][4]
Referensi
↑"enthesis". Medcyclopaedia. GE. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-05.
↑Hendrix CL (2005). "Calcaneal apophysitis (Sever disease)". Clinics in Podiatric Medicine and Surgery. 22 (1): 55–62, vi. doi:10.1016/j.cpm.2004.08.011. PMID15555843.