Balai Kota TsukubaSalah satu gedung di kawasan Universitas TsukubaTsukuba Express
Tsukuba (つくば市code: ja is deprecated , Tsukuba-shi) adalah sebuah kota yang terletak di Prefektur Ibaraki, Jepang. Per 1 Januari 2024, kota ini memiliki estimasi jumlah penduduk sebesar 256.526 jiwa dan kepadatan penduduk sebesar 904,15 orang per km², yang terbagi dalam 121.001 KK.[1] Kota ini memiliki luas wilayah sebesar 283,72 kilometer persegi (109,54sqmi). Kota Tsukuba terkenal sebagai lokasi dari Tsukuba Science City (筑波研究学園都市code: ja is deprecated , Tsukuba Kenkyū Gakuen Toshi), yaitu sebuah taman sainsterencana yang dibangun pada dekade 1960-an.
Kota ini dijuluki Kota Ilmu Jepang dan merupakan salah satu pusat pengembangan ilmu dan teknologi terdepan di dunia. Di kota ini terdapat bandar antariksa Jepang dan pusat pengembangan ilmu dan teknologi terbesar di Jepang yang disebut Tsukuba Science City. Sepertiga dari institusi penelitian di Jepang berpusat di kota ini dan mempekerjakan 19.000 ilmuwan atau 40% dari total ilmuwan di Jepang. Selain itu, kota ini juga menjadi tempat bermukim 7.000 ilmuwan dari berbagai negara yang datang untuk melakukan penelitian di berbagai bidang ilmu dan teknologi.
[2][3]
Geografi
Kota Tsukuba terletak 50km dari arah timur laut pusat kota Tokyo. Pemandangan alam di kota ini didominasi oleh Gunung Tsukuba di sebelah utara dan Danau Kasumigaura di sebelah timur. Beberapa sungai juga mengalir melalui kota ini, di antaranya Sungai Kokai, Sakura, Yata, dan Nishi Yata.[4]
Iklim
Data iklim Tsukuba (1991−2020 normal, ekstrem 1921−sekarang)
Pada September 1963, Tsukuba dipilih oleh pemerintah Jepang menjadi kota ilmu yang baru untuk Jepang. Kala itu, Tsukuba mengalahkan tiga kandidat lainnya, yaitu Akagi, Nasu, dan Gunung Fuji. Pada 30 November 1987, Kota Oho, Toyosato, Yatabe, dan Desa Sakura digabungkan menjadi Kota Tsukuba. Kota ini terus diperluas dengan digabungkannya Kota Kukizaki pada 1 November 2002. Slogan kota ini adalah "Temukan Tsukuba Milikmu" yang bertujuan agar pengunjung dan para penduduk sekitar dapat menemukan sesuatu yang melambangkan Tsukuba pada hari mereka masing-masing. Lambang Tsukuba adalah Tsuku-tsuku yang dibuat berdasarkan burung hantu yang berada di daerah itu.[4]
Demografi
Berdasarkan Data Sensus Nasional Jepang,[7] jumlah populasi penduduk di Kota Tsukuba telah mengalami kenaikan yang pesat sejak tahun 1980.
Populasi historis
Tahun
Jumlah Pend.
±%
1950
91.173
—
1960
82.423
−9.6%
1970
78.110
−5.2%
1980
127.402
+63.1%
1990
168.466
+32.2%
2000
191.814
+13.9%
2010
214.590
+11.9%
2020
241.656
+12.6%
Ekonomi
Di kota Tsukuba terdapat 785 hektar daerah industri yang di antaranya mengkhususkan diri untuk bidang riset dan pengembangan produk. Pertanian juga berkembang di kota ini dengan penghasilan utama berupa beras, sayur-mayur, blueberry, dan juga sebagian peternakan.
Pendidikan
Kota Tsukuba dikenal memiliki banyak program untuk membantu anak-anak berkembang dengan cara mereka sendiri dan mencapai apa yang mereka cita-citakan. Berbagai informasi untuk membesarkan anak disebarkan ke penduduk melalui internet. Selain itu, kota ini memiliki 23 pusat penitipan anak yang dikelola pemerintah dan 16 penitipan anak yang dikelola oleh pihak swasta untuk memberikan kemudahan bagi para orang tua yang bekerja. Di berbagai pusat bermain anak, juga terdapat 18 klub para ibu yang bertujuan untuk membantu asuhan yang sehat pada anak.[4]
Kota kembar
Berikut ini merupakan kota-kota yang memiliki hubungan kerjasama dengan Kota Tsukuba, yaitu:
↑友好城市[Friendly cities]. Foreign Affairs Office of Shenzhen. 2008-03-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-19. Diakses tanggal 2013-08-07.
↑国际友好城市一览表[International Friendship Cities List]. Foreign Affairs Office of Shenzhen. 2011-01-20. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-13. Diakses tanggal 2013-08-07.
↑友好交流[Friendly exchanges]. Foreign Affairs Office of Shenzhen. 2011-09-13. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-11-12. Diakses tanggal 2013-08-07.