Trowulan adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Desa Trowulan terbagi menjadi 5 dusun yakni Dusun Trowulan, Dusun Unggahan, Dusun Nglinguk, Dusun Tlogogede. Desa Trowulan merupakan wilayah terpadat di Kecamatan Trowulan dengan presentase 11,68% dari Desa lainnya.[1] Desa Trowulan menjadi pusat utama dari beberapa penemuan arkeologi terkait Kerajaan Majapahit.
Sejarah
Nama trowulan asal-usulnya masih belum ditemukan. Beberapa peneliti Belanda memiliki berbagai persepsi terkait penamaan nama Trowulan.[2]Raffles memaparkan situs makam Putri Campa dalam buku ( The History of Java) menyebutkan desa Trawoelan, atau Trang Wulan (cahaya bulan). Willem Bartholomeus Wardenaar menyebut Trowulan sebagai lokasi ibu kota Majapahit. Henry Maclaine Pont tahun 1921-1924 mengadakan ekskavasi di Trowulan akhirnya menyampaikan Trowulan berasal dari nama Citra Wulan atau nama Trowulan berasal dari “setra wulan”.
Tempat wisata
Ada beberapa lokasi wisata yang bisa dikunjungi di wilayah Desa Trowulan, yakni sebagai berikut:
Wisata Sejarah:
Pendopo Agung Trowulan
Kolam Segaran
Museum Trowulan
Makam Panjang
Situs Chandi Shiwa
Candi Minak Djinggo
Makam Putri Cempo.
Gedung Penelitian Artefak Geologi BPCP
BPCB Trowulan.
Kanal Kuno
Wisata Kuliner dan Agrowisata
Wisata Kuliner Sambel Wader Trowulan ( Cak Mat, Bu Tin, Raharjo dan lain-lain.
Wisata Agrowisata dan Ruang Terbuka Hijau Kebon Songo.