Trawas (Aksara Jawa: ꦠꦿꦮꦱ꧀) adalah kecamatan di Kabupaten Mojokerto yang terletak di sebelah tenggara. Trawas diapit oleh dua gunung yaitu Gunung Penanggungan di timur laut dan Gunung Welirang di selatan. Terdapat pos-pos pendakian menuju puncak Penanggungan di berbagai desa di Trawas seperti Tamiajeng dan Jolotundo. Trawas berbatasan dengan Kecamatan Pacet di barat dan Tretes di sebelah timur, semua wilayah tersebut merupakan kawasan wisata alam populer yang banyak dikunjungi warga dari berbagai wilayah di Jawa Timur terutama Surabaya. Trawas merupakan daerah yang sejuk dan asri dengan berbagai objek wisata terkenal seperti Air Terjun Dlundung, Sawah Sumber Gempong, dan PPLH Seloliman serta banyak dibangun villa dan hotel untuk menginap.[1]
Selain wisata alam, Trawas juga terdapat objek wisata budaya terkenal yaitu Candi atau Petirtaan Jolotundo di Desa Seloliman. Bangunan tersebut adalah kolam kuno yang terbuat dari batu dan dibangun pada masa Kerajaan Medang. Setiap bulan Sura, dilakukan tradisi Ruwat Agung Patirtaan atau Unduh Tirta. Tradisi tersebut berupa pengambilan air dari 33 titik sumber mata air yang tersebar di empat penjuru Gunung Penanggungan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pencampuran air dan kirab budaya.[2]
Geografi
Gunung Penanggungan
Peta administrasi Trawas
Trawas adalah kecamatan yang sebagian besar wilayahnya terletak di dataran tinggi. Sebagian besar pemukiman di Trawas berada di sebuah lembah dengan ketinggian sekitar 700 mdpl yang diapit oleh Gunung Welirang di selatan dan Gunung Penanggungan di sebelah timur laut. Namun ada pula desa di utara kecamatan yang berada di ketinggian lebih rendah seperti Desa Jatijejer dan Sugeng. Lembah tersebut, seperti daerah tetangganya yaitu Kecamatan Pacet dan Tretes merupakan kawasan wisata alam yang populer di Jawa Timur karena lokasinya yang sejuk dan hijau.[1][3]
Trawas adalah salah satu lokasi awal untuk mendaki ke Gunung Penanggungan (1.653 mdpl) dan anak gunungnya seperti Gunung Bekel (1.238 mdpl). Pos pendakian yang populer adalah melalui Desa Tamiajeng tetapi ada pos lain seperti Jolotundo dan Kedungudi.[4] Kawasan lereng Gunung Penanggungan dan Welirang masih banyak ditemukan hutan alami. Wilayah sekitar Gunung Welirang di selatan Trawas merupakan bagian dari Taman Hutan Raya Raden Soerjo.[5]
Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman - sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang mengelola kawasan wisata edukasi lingkungan di Desa Seloliman[10]