2April 1969;57 tahun lalu(1969-04-02) (PT Toyota Nusantara Motor Indonesia, hari lahir dan jadi secara resmi untuk Toyota di Indonesia) 12April 1971;55 tahun lalu(1971-04-12) (PT Toyota Astra Motor) 15 Juli 2003(2003-07-15) (restrukturisasi perusahaan)
PT Toyota-Astra Motor atau biasa disingkat dengan TAM merupakan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) MobilToyota dan Lexus di Indonesia. TAM merupakan perusahaan joint venture antara PT. Astra International Tbk dengan persentase saham 50% dan Toyota Motor Corporation, Jepang dengan persentase saham 50%. Saat ini PT TAM bergerak di bidang distributor resmi dan lain-lain juga dimiliki dan dikelola oleh PT Toyota Nusantara Motor Indonesia(PT TNMI/TNMI) sebagai jualan, pabrik manufaktur, layanan manufaktur komprehensif, pemodelan perakitan, jalur perakitan, pengecatan, pengelasan dan logistik.
Sejarah
PT Toyota Nusantara Motor Indonesia didirikan dan diresmikan pada tanggal 2 April1969 setelah momentum bersejarah restrukturisasi industri perakitan nasional. Tepatnya pada tanggal 25 Februari1969, pemerintah bersama investor menyetujui perubahan status Perusahaan Negara (PN) Gaya Motor menjadi PT Gaya Motor (PTGM). Pendirian perusahaan ini merupakan hasil kerja sama strategis (joint venture) antara konsorsium modal nasional Nusantara dan Toyota Motor Corporation (TMC) Jepang. PT Toyota-Astra Motor didirikan dan diresmikan pada tanggal 12 April1971. Peranan TAM semula hanya sebagai importir kendaraan Toyota, tetapi setahun kemudian sudah berfungsi sebagai distributor. Pada tanggal 31 Desember1989, TAM melakukan merger bersama tiga perusahaan antara lain:
PT Multi Astra (pabrik perakitan, didirikan pada tanggal 21 Agustus1973)
PT Toyota Mobilindo (pabrik komponen bodi, didirikan tahun 23 November1976)
PT Toyota Engine Indonesia (pabrik mesin, didirikan tahun 20 Desember1982)
Gabungan semuanya diberi nama PT Toyota-Astra Motor. Merger ini dilakukan guna menyatukan langkah dan efisiensi dalam menjawab tuntutan akan kualitas serta menghadapi ketatnya persaingan di dunia otomotif.
Selama lebih dari 50 tahun, PT. Toyota-Astra Motor telah memainkan peranan penting dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia serta membuka lapangan pekerjaan termasuk dalam industri pendukungnya. PT. Toyota-Astra Motor telah memiliki pabrik produksi seperti stamping, casting, engine dan assembly di area industri Sunter, Jakarta. Untuk meningkatkan kualitas produk dan kemampuan produksi, pada tahun 1998 diresmikan pabrik di Karawang yang menggunakan teknologi terbaru di Indonesia.
Sejak tanggal 15 Juli2003, TAM direstrukturisasi menjadi 2 perusahaan, yaitu:
PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia disingkat TMMIN yang merupakan perakit produk Toyota dan eksportir kendaraan dan suku cadang Toyota. Komposisi kepemilikan saham di perusahaan ini adalah Astra International 5% dan TMC menjadi 95%
PT. Toyota-Astra Motor sebagai agen penjualan, importir dan distributor produk Toyota di Indonesia. Komposisi kepemilikan saham di perusahaan ini adalah Astra International 50% dan TMC 50%
Dalam mendukung penjualan dan layanan purna jual, TAM dibantu oleh 9 Dealer Utama yang membawahi dealer-dealer yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga saat ini telah terdapat 340 dealer resmi yang tersebar di 143 kota di Indonesia. Berikut ini kesembilan diler utama yang dibagi berdasarkan wilayah geografisnya:
Direktur Marketing: Anton Jimmi Suwandy dan Hiroyuki Oide
Direktur Finansial: Nini Tjandrasa dan Takeshi Yamakawa
Milestone
1969: PT Gaya Motor (TAM) resmi didirikan sebagai pabrik manufaktur mobil Jepang sekaligus kendaraan Toyota pertama di Indonesia dan PT Toyota Nusantara Motor Indonesia resmi didirikan sebagai jualan, pabrik manufaktur dan lain-lain
1971: PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi didirikan sebagai importir dan distributor kendaraan Toyota di Indonesia
1973: Didirikan pabrik perakitan PT Multi Astra
1976: Mendirikan PT Toyota Mobilindo, pabrik komponen kendaraan niaga
1977: Peluncuran Kijang generasi pertama
1982: Peresmian Parts Center
1982: Pabrik mesin PT Toyota Engine Indonesia mulai beroperasi
1987: Ekspor perdana Kijang ke beberapa negara Asia-Pasifik
1989: Peluncuran Kijang ke 200.000 & produksi Toyota ke-500.000
1995: Kijang Lintas Nusa, Banda Aceh-Larantuka sekitar 6000 Km, memperingati "Indonesia Emas" (50 tahun merdeka)
1996: Peluncuran unit produksi Toyota ke 1.000.000
2000: Peresmian pabrik mobil modern di Karawang
2003: Produksi Kijang ke-1.000.000 unit dan Restrukturisasi TNMI dan TAM menjadi PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), TAM sebagai distributor dan TNMI sebagai jualan dan pabrik manufaktur
2013: Peluncuran Toyota Agya sebagai kendaraan LCGC pertama hasil kolaborasi TNMI-TAM-TMMIN dan PT. Astra Daihatsu Motor
2015: Peluncuran kampanye "Let's Go Beyond" dengan peluncuran Toyota Kijang Innova generasi kedua
2016: Peluncuran Toyota Calya sebagai kendaraan LCGC kedua hasil kolaborasi TNMI-TAM-TMMIN dan PT. Astra Daihatsu Motor
2018: Produksi Kijang (termasuk Kijang Innova) ke-2.000.000 unit
2019: Peluncuran Toyota Supra sebagai kendaraan Toyota Gazoo Racing pertama di Indonesia
2021: Peluncuran Toyota Raize sebagai kendaraan kelima hasil kolaborasi TNMI-TAM-TMMIN dan PT. Astra Daihatsu Motor
2022: Peluncuran kampanye khusus kendaraan elektrifikasi "It's Time For Everyone" dengan peluncuran Toyota bZ4X sebagai kendaraan listrik hybrid Toyota pertama di Indonesia dan Kijang Innova Zenix sebagai kendaraan listrik hibrida Toyota pertama yang dirakit di Indonesia
Penghargaan
Superbrands Award dari Superbrands Organization pada tahun 2004 & 2005
Indonesia Best Brand Award dari majalah Swa dan Mars pada tahun 2001-2004
Golden Brand Award
Indonesia’s Most Admired Company (IMAC) pada tahun 2003 & 2005 dari majalah BusinessWeek dan Frontier
Indonesian Customer Satisfaction Award untuk produk Kijang (tahun 2001-2005) dari Majalah SWA dan Frontier
IMI Award dari IMI pada tahun 2004
Sebagian besar tulisan ini diambil dari situs resmi TAM