Pada nama Vietnam ini, nama keluarga-nya adalah Tôn Thất, namun seringkali disederhanakan menjadi Ton atau Tonthat dalam teks bahasa Inggris. Menurut kebiasaan Vietnam, tokoh ini dipanggil dengan nama pemberian-nya Đính.
Menyenangkan hati keluarga pemerintahan Ngô, Đính cepat meraih jabatan-jabatan tinggi yang dianggap lebih mumpuni.[2] Ia pindah ke Katolik Roma dalam rangka menyenangkan hati Diệm,[3] dan mengepalai sayap militer partai Cần Lao, sebuah organisasi Katolik rahasia yang mengurusi kekuasaan keluarga Ngô.[2][4] Pada usia 32 tahun, Đính menjadi jenderal ARVN termuda dan komandan Korps II, tetapi ia dianggap figur berbahaya, egotistikal, dan bernafsu karena suka minum-minum dan berpesta.[2][3][5][6][7][8][9]
Topmiller, Robert J. (2006). The Lotus Unleashed: The Buddhist Peace Movement in South Vietnam, 1964–1966. Lexington, Kentucky: University Press of Kentucky. ISBN0-8131-9166-1.