Thibaud I (913–978), disebut si Penipu (le Tricheur yang berarti Penipu), merupakan Comte Blois yang pertama, Chartres, dan Châteaudun juga sebagai Comte Tours.
Kehidupan
Thibaud I adalah putra Thibaud le Vieux dari Blois,[a][1] yang sejak tahun 908 selanjutnya adalah Vicomte Tours.[2] Istrinya, dan ibunda Thibaud adalah Richildis, buyut perempuan Rorgon I dari Maine.[1] Thibaud I awalnya kaki tangan Hugues yang Agung, Adipati Prancis.[3] Pada sekitar tahun 945, Louis IV ditangkap oleh bangsa Utara dan diserahkan kepada Hugues yang Agung, yang memberikan raja ke dalam pengawasan Thibaud.[3] Setelah setahun di dalam pengawasan vasalnya raja Louis menegosiasikan kebebasannya dengan menawarkan Hugues kota Laon yang kemudian Hugues serahkan pada Thibaud.[4] Thibaud merupakan Comte Tours dari tahun 942, yang juga adalah Comte Blois dan pada tahun 960 Comte Châteaudun dan Chartres.[5]
Saudari Thibaud menikah dengan Alain II dari Bretagne menjadikan Thibaud berpengaruh sampai ke Rennes.[6] Namun kematian Alain II meninggalkan kekosongan di Bretagne dan membuatnya rentan terhadap perambahan baik oleh Normandia atau Angevins.[7] Thibaud beraliansi dengan Foulques II dari Anjou yang menjadikannya berkuasa atas Saumur sebuah citadel yang strategis yang berlokasi di antara Loire sungai Thouet memagari Angevin march.[7] This included control of the monastery of Saint-Florent inside the walls of Saumur.[7] Sebagai balasannya, Foulques yang baru saja menduda menikahi saudari Thibaud, janda Alain II.[7]
Pada tahun 960, ia mulai menentang Richard I dari Normandia dan memasuki peperangan panjang dengan Bangsa Norman. Pada tahun 961, ia menyerang Évreux. Bangsa Norman membalasnya dengan menyerang Dunois. Pada tahun 962, ia melancarkan serangan tiba-tiba ke Rouen yang gagal. Bangsa Norman membalasnya dengan membakar Chartres. Ia menduduki benteng-benteng Saint-Aignan di Loir-et-Cher, Vierzon, dan Anguillon di Berry. Semasa kecil Hugues Capet, ia memperkuat Chartres dan Châteaudun. Atas kematiannya, ia membangun kekuasaan yang besar sekali di Loire, yang mendominasi pusat Prancis.
↑Theobald was also called Theobald 'the Elder' who in 878 replaced Warnegald as viscount in Maine, quite probably on the basis of his marriage to a Rorgonid or Rorgonid cousin Richildis. See: Pierre Riché, The Carolingians (1993), p. 237.
↑His daughter Emma brought him the county of Provins, nucleus of the later county of Champagne.
Referensi
12K.S.B. Keats-Rohan, 'Two Studies in North French Prosopography', Journal of Medieval History, Vol. 20 (1994), p. 10
12The Annals of Flodoard of Reims; 919-966, Ed. & Trans. Steven Fanning & Bernard S. Bachrach (University of Toronto Press, 2011), pp. 41-2
↑The Annals of Flodoard of Reims; 919-966, Ed. & Trans. Steven Fanning & Bernard S. Bachrach (University of Toronto Press, 2011), p. 44
↑Pierre Riché, The Carolingians; A Family who Forged Europe,Trans. Michael Idomir Allen (University of Pennsylvania Press, Philadelphia, 1993), p. 264
↑Bernard S. Bachrach, Fulk Nerra the Neo-Roman Consul, 987-1040 (University of California Press, 1993), p. 7
1234Bernard S. Bachrach, Fulk Nerra the Neo-Roman Consul, 987-1040 (University of California Press, 1993), p. 8
12345Detlev Schwennicke, Europäische Stammtafeln: Stammtafeln zur Geschichte der Europäischen Staaten, Neue Folge, Band II (Verlag von J. A. Stargardt, Marburg, Germany, 1984), Tafel 46
↑The Normans in Europe, Ed. & Trans. Elisabeth van Houts (Manchester University Press, UK, 2000), p. 183
↑Detlev Schwennicke, Europäische Stammtafeln: Stammtafeln zur Geschichte der Europäischen Staaten, Neue Folge, Band III Teilband 1 (Verlag von J. A. Stargardt, Marburg, Germany, 1984), Tafel 49
↑Detlev Schwennicke, Europäische Stammtafeln: Stammtafeln zur Geschichte der Europäischen Staaten, Neue Folge, Band II (Verlag von J. A. Stargardt, Marburg, Germany, 1984), Tafel 10