The Unknown Soldier (Bahasa Finlandia: Tuntematon sotilas, Bahasa Swedia: Okänd soldat) adalah sebuah novel yang ditulis oleh penulis berkebangsaan Finlandia, Väinö Linna yang diteribitkan pada tahun 1954.[1]The Unknown Soldier bercerita tentang perang berkelanjutan antara Finlandia dengan Uni Soviet (Rusia) yang terjadi antara tahun 1941 hingga 1944 dari sudut pandang seorang tentara Finlandia.[1][2]
Karya adapatsi
Sejak pertama kali diterbitkan, novel The Unknown Soldier tercatat telah tiga kali diadaptasi ke dalam bentuk film.[3] Ketiga adaptasi film dari novel The Unknown Soldier ini ditayangkan pada tahun 1955, 1985, dan 2017.[3]
The Unknown Soldier (1955)
Adaptasi film The Unknown Soldier yang pertama ditayangkan pada 23 Desember 1955 dan disutradarai oleh Edvin Laine.[4] Film The Unknown Soldier tahun 1955 merupakan jenis filmhitam putih dan berdurasi selama 135 menit.[5] Dibintangi oleh aktor Kosti Klemelä, Heikki Savolainen, Reino Tolvanen. Film ini telah ditayangkan di lebih dari 40 negara dan merupakan yang terbanyak dibandingkan film Finlandia lainnya.[5]
The Unknown Soldier (1985)
Sedangkan, adaptasi film The Unknown Soldier yang kedua ditayangkan tiga puluh tahun kemudian, yaitu pada 6 Desember 1985.[6] Film tersebut disutradarai oleh dan dibintangi oleh Rauni Mollberg.[6]The Unknown Soldier versi kedua tidak lagi film hitam putih tetapi merupakan film berwarna (Eastmancolor). Berdurasi sekitar 199 menit dan dibintangi oleh aktor Risto Tuorila, Pirkka-Pekka Petelius, Paavo Liski.[6]
Novel The Unknown Soldier berkisah tentang sebuah batalyon tentara Finlandia yang bertugas selama masa perang antara Finlandia dengan Uni Soviet berlangsung hingga ke masa gencatan senjata.[9] Isi cerita pada novel The Unknown Soldier banyak didasarkan pada pengalaman pribadi penulisnya selama terlibat dalam perang Finlandia.[9] Meski demikian, penulis lebih banyak menambah unsur-unsur fiksi di dalamnya.[9] Sudut pandang pada novel ini adalah sudut pandang orang ketiga di luar cerita atau omniscience.[9] Novel ini tidak memiliki karakter utama sentral dan lebih berfokus kepada cerita perang itu sendiri.[9] Cerita dibuka dan diakhiri oleh sudut pandang kemahatahuan (omniscience) narator .[9]
Novel ini berfokus pada cerita penyerangan yang dilakukan oleh tentara Finlandia ke Uni Soviet pada tahun 1941.[10] Penyerangan ini merupakan tindak lanjut dari negara Finlandia untuk mendapatkan kembali wilayah yang diduduki Uni Soviet setelah perang Musim Dingin yang terjadi antara tahun 1939 hingga 1940.[10] Meski tidak ada karakter utama sentral pada novel ini, tetapi novel ini menceritakan banyak karakter laki-laki yang berasal dari status sosial dan pandangan politik yang berbeda-beda.[9] Penulis, Väinö Linna, dianggap piawai oleh banyak kritikus sastra dalam kemampuan penokohan kepada setiap tokohnya.[9] Salah satu tokoh yang menonjol pada cerita The Unknown Soldier adalah tokoh Kariluto, Koskela, Lehto, Vanhala, Rokka, Hietanen, dan Lahtien.[9] Kariluto diceritakan sebagai seorang laki-laki pecundang tetapi heroik, yang pada awalnya merupakan seorang yang naif kemudian berakhir menjadi seorang idealis yang berani.[9] Karakter Koskela digambarkan sebagai seorang yang rendah hati.[9] Lehto, seorang pekerja kelas bawah yang penggerutu.[9] Karakter Vanhala, sang komedianpeleton.[9] Lalu ada karakter Rokka yang digambarkan sebagai seseorang yang kuat dan berkemauan keras.[9] Hietanen yang memiliki karakter acuh tak acuh terhadap politik dan karakter Lahtinen yang memiliki pandangan politik komunis.[9]
The Unknown Soldier telah terjual lebih dari 700.000 eksemplar di Finlandia. Novel ini baru diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Liesl Yamaguchi pada bulan Mei 2015 dan diterbitkan oleh penerbit Penguin Classics.[3] Adapun untuk desain sampul depannya dibuat oleh desainer grafis Finlandia, Martti Mykkänen yang telah merancang 450 sampul buku dan poster sepanjang kariernya (1926-2008).[3]