Plot
Pada bulan September 1939, Władysław Szpilman (Adrien Brody), seorang pianis Yahudi Polandia, bermain piano di stasiun radio di Warsawa ketika stasiun tersebut dibom selama invasi Polandia oleh Jerman Nazi. Berharap untuk kemenangan cepat, Władysław berkumpul bersama keluarganya di rumah ketika mengetahui bahwa Britania Raya dan Prancis telah menyatakan perang terhadap Jerman, tetapi bantuan yang dijanjikan tidak datang. Ketika peperangan berlangsung selama lebih dari sebulan, dengan tentara Nazi dan Soviet menyerang Polandia di berbagai wilayah. Warsawa menjadi bagian dari pemerintahan yang dikuasai Nazi. Orang-orang Yahudi segera dihentikan untuk bekerja atau berwirausaha dan dipaksa memakai gelang Bintang Daud.
Pada bulan November 1940, Szpilman dan keluarganya dipaksa meninggalkan rumah mereka ke Ghetto Warsawa yang penuh sesak di mana kondisinya makin memburuk. Orang-orang kelaparan, pasukan penjaga makin kejam dan anak-anak yang kelaparan ditinggalkan di jalan-jalan. Suatu malam, Szpilman dan keluarganya menyaksikan sekumpulan tentara SS dengan keji membunuh satu keluarga dalam sebuah apartemen di seberang jalan, termasuk melempar pria tua berkursi roda dari jendela.
Pada tanggal 16 Agustus 1942, Szpilman dan sslutuh keluarganya dibawa ke kamp pemusnahan Treblinka sebagai bagian dari Operasi Reinhard. Namun, seorang penjaga di Kepolisian Ghetto Yahudi mengenal Szpilman di Umschlagplatz dan memisahkannya dari keluarganya. Szpilman menjadi pekerja paksa dan mengetahui tentang pemberontakan Yahudi yang akan datang. Ia membantu gerakan perlawanan dengan menyelundupkan senjata ke ghetto dan menghindari seorang tentara Jerman yang curiga. Szpilman akhirnya berhasil melarikan diri dan bersembunyi dengan bantuan teman non-Yahudi, Andrzej Bogucki (Ronan Vibert), dan istrinya, Janina Godlewska (Ruth Platt). Andrzej memperkenalkan Szpilman ke rekannya, Marek Gebczynski, yang kemudian membawanya ke sebuah apartemen di mana ia bisa bersembunyi.
Pada bulan April 1943, Szpilman melihat dari jendela kamarnya ketika pemberontakan Ghetto Warsawa, yang dibantu olehnya, dimulai dan akhirnya gagal. Beberapa bulan kemudian, seorang tetangga Jerman mengejar Szpilman dari apartemen, dan ia melarikan diri ke alamat yang sebelumnya telah diberikan oleh Gebcynzski. Di alamat tersebut, ia bertemu Dorota (Emilia Fox), teman lamanya dari radio Warsawa. Dorota memperkenalkan Władysław ke suaminya, Michal Dziekiwicz, yang kemudian mengantarnya menuju apartemen baru untuk bersembunyi. Tempat ini memiliki piano, tetapi ia terpaksa harus diam.
Beberapa minggu kemudian, Szpilman mulai kelaparan dan menderita penyakit kuning, lalu jatuh sakit setelah ditipu oleh Szalas, seorang teknisi yang pernah mengenalnya di stasiun radio. Szalas sebelumnya berjanji untuk membawakan makanan untuknya, tapi ia pergi dan tidak pernah kembali ke apartemen tersebut. Dorota dan Michal kembali mengunjungi Szpilman yang sakit, dan memanggil seorang dokter untuk mengobatinya.
Pada bulan Agustus 1944, ketika Pemberontakan Warsawa terjadi, pasukan Armia Krajowa menyerang sebuah bangunan Jerman di seberang jalan dari apartemen. Sebuah tank menghancurkan kamar tempat Władyslaw bersembunyi dan memaksanya melarikan diri. Selama bulan-bulan berikutnya, Warsawa runtuh dalam kehancuran dan Władysław ditinggalkan sendirian untuk mencari tempat berlindung di sebuah rumah sakit yang terbengkalai
Setelah tentara Jerman menjarah rumah sakit tersebut, Szpilman pergi ke rumah lain di mana ia menemukan sekaleng mentimun. Ketika ia mencoba untuk membuka kaleng tersebut, ia bertemu seorang perwira Wehrmacht, Wilm Hosenfeld (Thomas Kretschmann), yang mengetahui bahwa Szpilman adalah seorang pianis. Ia meminta Władysław untuk bermain piano di rumah tersebut. Władysław, meskipun dalam keadaan sakit, memainkan "Ballade in G minor" karya Chopin. Hosenfeld memungkinkan Szpilman untuk bersembunyi di loteng . Dari persembunyian tersebut, Szpilman diberikan makanan secara teraur oleh Hosenfeld
Pada bulan Januari 1945, Jerman mundur dari Warsawa karena serangan Soviet. Hosenfeld dan Szpilman bertemu lagi untuk terakhir kalinya, berjanji bahwa ia akan mendengarkannya di Radio Polandia setelah perang. Hosenfeld memberikan Szpilman jasnya untuk tetap hangat, serta makanan dalam jumlah besar sebelum meninggalkannya.
Beberapa hari kemudian, saat mencoba keluar dari persembunyiannya, Szpilman nyaris tertembak oleh sekelompok pasukan Polandia yang mengira ia adalah tentara Jerman (karena memakai jas yang diberikan Hosenfeld), tetapi mereka berhenti mengejarnya setelah Szpilman menyatakan bahwa ia orang Polandia dan memakai jas tersebut karena kedinginan.
Pada musim semi tahun 1945, mantan tahanan kamp konsentrasi Nazi yang dibebaskan melewati sebuah kamp tahanan perang Soviet yang menahan tentara Jerman yang ditangkap dan mengejek mereka. Hosenfeld, yang termasuk di antara mereka yang ditangkap, mendengar pembicaraan seorang tahanan atas kariernya sebagai pemain biola. Hosenfeld bertanya kepada pemain biola itu jika ia mengenal Szpilman, di mana ia membenarkannya. Hosenfeld berharap agar Szpilman membalas kebaikannya dengan membantu membebaskannya. Beberapa waktu kemudian, pemain biola tersebut mengantar Szpilman ke kamp, tetapi mereka menemukan bahwa tempat itu ditinggalkan.
Setelah perang berakhir, Szpilman kembali bekerja di radio Polandia dan memainkan "Grand Polonaise brillante" karya Chopin kepada penonton yang banyak dan bergengsi. Film berakhir dengan pernyataan bahwa Szpilman meninggal pada tahun 2000 di usia 88 tahun, sementara Hosenfeld meninggal di tahanan Soviet pada tahun 1952.