Plot
Pada tahun 1964, Ed dan Lorraine Warren sedang menyelidiki kasus pengalaman supernatural yang dialami Victoria Grainger. Saat memeriksa sebuah ruangan penyimpanan, Lorraine yang sedang hamil menemukan sebuah cermin antik. Saat Lorraine menyentuh cermin itu, cermin itu retak. Setelah Lorraine melihat penampakan suatu entitas, secara tiba-tiba ia mengalami nyeri di perutnya menandakan bayinya akan segera lahir, mendorong Ed untuk mengantarnya ke rumah sakit. Ketegangan meningkat ketika ada kehadiran makhluk supernatural pada saat proses persalinan. Lorraine melahirkan anak tunggal mereka, Judy, yang dinyatakan meninggal oleh dokter, tetapi secara ajaib hidup kembali setelah Lorraine menggendongnya dan membacakan doa.
Dua puluh dua tahun kemudian, keluarga Smurl pindah ke rumah dua lantai di Pennsylvania. Jack dan Janet Smurl tinggal serumah dengan orang tua Jack, Mary dan John, beserta keempat putri mereka: Dawn, Heather, dan si kembar, Carin dan Shannon. Setelah sakramen penguatan Heather, John membelikannya sebuah cermin antik (cermin yang sama dengan yang ditemukan Lorraine), yang kemudian ditempatkan di kamar Heather. Saat makan malam di malam yang sama, lampu langit-langit dapur tiba-tiba jatuh, nyaris mengenai Heather. Janet dan putri-putrinya mulai menemukan barang-barang yang bergerak sendiri, melihat entitas-entitas menyeramkan, dan mengalami serangkaian kejadian paranormal. Heather merasa cermin antik yang ada di kamarnya terasa aneh dan angker sehingga memutuskan untuk membuangnya. Cermin itu diangkut dan dihancurkan oleh oleh truk sampah keesokan harinya. Cermin yang hancur tersebut ternyata bermanifestasi menjadi pecahan-pecahan kaca di dalam tubuh Dawn menyebabkannya muntah darah hebat pada saat makan pagi. Gangguan menjadi semakin parah dari hari ke hari, sampai akhirnya Heather hampir mati terbunuh saat diserang oleh entitas yang menghantui rumah mereka. Merasa putus asa mencari jawaban, keluarga Smurl membuat pilihan sulit untuk pergi ke pers dan mengungkap hantu yang menganggu mereka.
Sementara itu, pacar Judy, Tony Spera, melamar Judy saat pesta ulang tahun Ed di rumah mereka. Kemampuan psikis Judy yang seiring waktu terus menguat membuat Lorraine khawatir. Judy mulai sering mendapat penglihatan-penglihatan mengganggu seperti penampakan boneka Annabelle dan seorang wanita tua. Pastor Gordon yang masih aktif membantu keluarga-keluarga yang mengalami gangguan supernatural, mengetahui masalah yang dialami keluarga Smurl. Pastor Gordon mencoba untuk meminta bantuan keluarga Warren, tetapi mereka menolak dikarenakan mereka sudah pensiun akibat penyakit jantung Ed. Ia kemudian berkendara sendirian ke Pennsylvania dan mendatangi keluarga Smurl. Setelah memastikan adanya sosok iblis di rumah tersebut, Pastor Gordon meminta bantuan ke Keuskupan Scranton. Pada saat menunggu dalam pertemuannya dengan Uskup Mckenna, sebuah entitas mengendalikan tubuhnya untuk gantung diri. Di pemakaman Pastor Gordon, Judy mendapat penglihatan bahwa Pastor Gordon meninggal setelah mengunjungi rumah keluarga Smurl di Pennsylvania. Judy yang merasa seperti terpanggil ke rumah tersebut memutuskan untuk pergi sendiri tanpa sepengetahuan orang tuanya.
Ed, Lorraine kemudian tahu keberadaan Judy dari Tony, dan mereka segera menyusul ke Pennsylvania. Sesampainya di rumah keluarga Smurl, Ed dan Lorraine awalnya enggan membantu, tetapi akhirnya bersedia untuk tinggal menangani kasus tersebut setelah dibujuk Judy. Dengan kemampuannya, Lorraine mengetahui ada 3 roh yang menghantui rumah tersebut, di mana pernah terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria terhadap istri dan ibunya di ruang bawah tanah. Namun, sedikit berbeda dengan kasus-kasus yang selama ini pernah ditangani, dia merasakan ada satu sosok lain yang berada di balik tiga roh tersebut dan mengendalikan mereka untuk menganggu keluarga Smurl. Pada saat menjelajah rumah, Judy menemukan cermin antik yang pernah dibuang oleh Heather dan Dawn di loteng atas.
Saat malam tiba, Ed dan Jack berusaha mengeluarkan cermin tersebut dari rumah di mana rencananya cermin tersebut akan dibawa Ed pulang dan disimpan di ruangan penyimpanannya. Sebuah entitas menguasai Judy, mendorong Lorraine jatuh ke ruang bawah tanah dan mencoba untuk gantung diri. Ed dibantu dengan Tony berhasil memotong tali penggantung Judy. Ed dan Toby berusaha memberikan resusitasi jantung pada Judy yang tidak bernafas. Cermin antik tiba-tiba muncul dan berputar kencang. Ed membacakan doa-doa pada cermin tersebut, tetapi tidak bisa menundukkannya. Di saat mulai sangat mendesak, Lorraine meminta Judy untuk tidak lagi berlari dari segala kemampuan psikisnya dan bersama-sama menghadapi cermin tersebut. Kemampuan psikis Judy bersama dengan upaya Ed dan Lorraine pada akhirnya berhasil memecahkan cermin antik tersebut dan mengusir entitas jahat di dalamnya.
Setelah kejadian itu, keluarga Smurl yang telah terbebas dari gangguan roh jahat tetap tinggal di rumah tersebut selama tiga tahun lagi, sementara keluarga Warren menyimpan cermin terkutuk tersebut di ruang museum okultisme di rumah mereka. Beberapa waktu berlalu, Judy diantar Ed menyusuri lorong pada saat ia menikah dengan Tony. Di antara para tamu terdapat wajah-wajah familiar dari kasus-kasus Warren sebelumnya, termasuk Carolyn Perron, Janet Hodgson, dan David Glatzel. Menjelang pernikahan, Ed dan Lorraine berdansa sambil membayangkan masa depan mereka sebagai kakek nenek yang memanjakan cucu-cucunya, menulis buku yang payah, melakukan petualangan dan terus mengajar dunia paranormal kepada masyarakat dan membantu banyak orang.
Dalam adegan kredit, disebutkan bahwa Ed dan Lorraine Warren menikah lebih dari enam dekade. Di usia 74 tahun Ed mengalami stroke dan menjadi lumpuh. Lorraine menjaganya sampai meninggal 5 tahun kemudian. Lorraine hidup dengan damai di rumahnya sampai usia 92 tahun.
Penerimaan
Box office
Hingga 21 September 2025, The Conjuring: Last Rites telah meraup $175 juta di Amerika Serikat dan Kanada, serta $307 juta di wilayah lain, dengan total global sebesar $482 juta.[4][5][20]
Di Amerika Serikat dan Kanada, Last Rites dirilis bersamaan dengan Hamilton, dan awalnya diperkirakan akan meraup sekitar $50 juta dari 3.726 bioskop pada akhir pekan pembukaannya.[21] Setelah meraih $34,6 juta pada hari pertama, termasuk $8,5 juta dari pemutaran pratinjau Kamis (kedua-duanya rekor franchise), perkiraan pendapatan akhir pekan naik menjadi $75 juta. Film ini menghasilkan $84 juta dalam pekan pembukaannya, menjadi pembukaan terbaik dalam waralaba Conjuring dan ketiga terbesar sepanjang masa untuk film horor. Ini juga menjadi film ketujuh berturut-turut Warner Bros. yang dibuka di atas $40 juta, sebuah rekor baru yang tidak pernah dicapai studio mana pun.[20][22]
Tanggapan kritikus
Di situs web agregator pengulas Rotten Tomatoes, 58 dari 189 ulasan kritikus positif, dengan peringkat rata-rata 5.7/10. Konsensus situs web menyatakan: "Diduga menjadi penampilan terakhir Vera Farmiga dan Patrick Wilson sebagai keluarga Warren, Last Rites dinilai kurang memuaskan sebagai babak klimaks dari The Conjuring, namun tetap mempertahankan standar horor khas waralaba ini."[23] Di situs Metacritic, yang menggunakan sistem penilaian rata-rata tertimbang, film ini mendapatkan skor 54 dari 100, berdasarkan 29 kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "tidak terlalu baik atau buruk.".[24] Penonton yang disurvei oleh CinemaScore memberikan nilai rata-rata B dalam skala A+ hingga F, sementara 58% responden PostTrak menyatakan mereka pasti akan merekomendasikan film ini.[22]
Gregory Nussen dari Deadline Hollywood menulis bahwa film keempat dalam seri ini "cukup menakutkan, jauh lebih berhasil dalam menghadirkan ketakutan demi ketakutan dibandingkan film kedua atau ketiga, serta menjadi kembalinya nuansa estetika yang menyenangkan dari film Conjuring pertama karya Wan."[25]