Terra (EOS AM-1) adalah satelit penelitian multinasional NASA di orbitsun-synchronous di sekitar bumi. Satelit ini adalah bagian dari Earth Orbiting System. Satelit ini melakukan pengukuran simultan atmosfer, daratan, dan perairan Bumi untuk memahami perubahan Bumi dan mengidentifikasi dampaknya terhadap kehidupan di Bumi. Satelit ini berada pada orbit bumi rendah, sinkron matahari, polar kutub dengan inklinasi kemiringan sekitar 90 derajat sehingga jalur lintasan orbit melewati seluruh permukaan bumi. Satelit ini merupakan satelit utama Earth Observing System (EOS) dan satelit pertama dalam sistem tersebut, diikuti oleh Aqua (diluncurkan pada tahun 2002) dan Aura (diluncurkan pada tahun 2004). Terra diluncurkan pada tahun 1999.[1]
Nama Terra datang dari bahasa Latin yang berarti bumi. Satelit ini diluncurkan dari Vandenberg Air Force Base pada 18 Desember 1999, diterbangkan dengan roketAtlas IIAS dan mulai mengumpulkan data pada 24 Februari 2000.
Terra membawa muatan yang terdiri dari lima sensor jarak jauh yang didesain untuk memantau keadaan lingkungan bumi dan perubahan-perubahan yang terjadi pada iklim.
Instrumen yang dibawa itu diantaranya:
ASTER (Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer)
CERES (Clouds and the Earth's Radiant Energy System)