Teologi pascakolonial merupakan usaha melepaskan Alkitab dari pengaruh kolonial dan memperjuangkan hak setiap kaum yang tertindas dengan membawa kembali identitas dan budaya penduduk pribumi. Teologi pascakolonial memperjuangkan kembali identitas bangsa dan kaum terjajah. Teologi pascakolonial berusaha menegakkan emansipasi pada setiap orang dan membawa kembali identitas asli dari setiap bangsa dan negara yang tertindas dengan cara menghadirkan kembali rasa nasionalisme.[1]