Ada dua versi mengenai asal-usul penamaan Desa Tengkurak. Versi pertama mengemukakan bahwa nama tengkurak diambil dari nama saudagar Malaysia yang singgah dan menetap pertama kali di Desa Tengkurak. Saudagar ini bernama Tengku Perak dan namanya lama-kelamaan disingkat menjadi Tengkurak. Versi kedua menyatakan bahwa nama Tengkurak diambil dari sejarah pada masa penjajahan Belanda. Konon, desa ini banyak tengkorak manusia yang hanyut terbawa dari hulu Sungai Ciujung dan terdampar di muara Sungai Ciujung, sehingga karena banyak tengkorak maka nama desa ini disebut Tengkurak.[butuh rujukan]
Wilayah administratif
Desa Tengkurak merupakan bagian dari Kecamatan Tirtayasa dengan status sebagai desa.[2] Lokasi Desa Tengkurak terletak sekitar 2km dari ibu kota Kecamatan Tirtayasa.[3] Selain itu, Desa Tengkurak berjarak sekitar 32 km dari ibu kota Kabupaten Serang.[4] Desa Tengkurak terletak di dekat muara Sungai Ciujung.[5]
Perekonomian
Mata pencaharian warga Desa Tengkurak adalah pekerja tambak, petani dan nelayan. Sebagian kecil masyarakat desa Tengkurak menjadi tenaga kerja bagi Indonesia di wilayah Jazirah Arab.[butuh rujukan]
↑Nurfika dan Pratiwi, D. E. (2024). Nurfika (ed.). Kecamatan Tirtayasa dalam Angka 2024 (dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris). Diterjemahkan oleh Nurfika. Serang: Badan Pusat Statistik Kabupaten Serang. hlm.3. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Tamara, N., Nurfika, dan Pratiwi, D. E. (2023). Tamara, Novian (ed.). Kecamatan Tirtayasa dalam Angka 2023. Serang: Badan Pusat Statistik Kabupaten Serang. hlm.6. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Tamara, N., dkk. (2022). Tamara, Novian (ed.). Kecamatan Tirtayasa dalam Angka 2022. Serang: Badan Pusat Statistik Kabupaten Serang. hlm.9. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)