Ini adalah nama Melayu; nama "Tengku Mansor" merupakan patronimik, bukan nama keluarga, dan tokoh ini dipanggil menggunakan nama depannya, "Adnan". Kata bin (b.) atau binti (bt.), jika digunakan, berarti "putra dari" atau "putri dari".
Datuk Seri UtamaDr.TengkuAdnan binTengkuMansor atau lebih dikenal dengan nama Ku Nan (Jawi: تڠكو عدنان بن تڠكو منصور; lahir 20 Desember 1950) adalah seorang politikus Malaysia yang menjabat sebagai anggota parlemen Dewan Rakyat daerah pemilihan Putrajaya sejak 2004. Di bawah pemerintahan Barisan Nasional (BN), ia menjabat sebagai Menteri Pariwisata Malaysia sejak 2006 hingga 2008 Menteri Wilayah Federal Malaysia sejak 16 Mei 2013 hingga kejatuhan pemerintahan BN pada 2018. Selain itu, ia juga menjadi Sekretaris Jenderal Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) setelah pengunduran diri Mohd Radzi Sheikh Ahmad pada 20 Maret 2008 hingga 9 Agustus 2018 dan Bendahara umum UMNO sejak 2018.
Tengku Adnan sangat ahli dalam perdagangan yang merupakan bakat yang diturunkan dari orang tuanya berketurunan Aceh. Bahkan, ia pernah dinobatkan sebagai tokoh terkaya di Malaysia pada 1992.
Kehidupan pribadi
Tengku Adnan lahir di Melaka, Federasi Malaya pada 20 Desember 1950 berketurunan Aceh, Indonesia. Ia menikah pada 13 Juni 1989 di Yogyakarta dengan seorang aktris asal Indonesia bernama Datin Seri Utama Anggraini binti Sentiyaki. Mereka memiliki dua putra dan empat putri; Tengku Iqbal, Tengku Natasya, Tengku Hafiz, Tengku Nadira, Tengku Najwa and, Tengku Nabila. Tengku Adnan memiliki dua putra dan dua putri dari pernikahan sebelumnya; Tengku Daud, Tengku Balqish, Tengku Yazir, dan Tengku Nadiah.
Kontroversi blogger perempuan
Perkataannya dikutip di surat kabar Tionghoa Malaysia Sin Chew Daily dan harian berbahasa Inggris Singapura, the Straits Times:
...semua blogger adalah pembohong, dari 10 ribu blogger pengangguran, 8 ribu di antaranya adalah wanita[1][2][3]