Templat:Peristiwa Terkini/kasus ujiBendera WHO. Penarikan diri AS secara resmi diproses pada awal 2026.
Washington, D.C. — Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi telah menyelesaikan proses penarikan diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Januari 2026. Langkah ini memicu kekhawatiran global mengenai masa depan pendanaan kesehatan internasional dan penanganan pandemi di masa depan.
Latar Belakang
Keputusan ini merupakan puncak dari ketegangan politik yang kembali meningkat antara Washington dan Jenewa. Pemerintah AS menyatakan bahwa pengunduran diri ini disebabkan oleh ketidakpuasan terhadap reformasi internal WHO yang dianggap lamban serta adanya pengaruh politik dari negara-negara tertentu dalam proses pengambilan keputusan organisasi.[1]
Dampak Finansial dan Operasional
Keluarnya Amerika Serikat membawa dampak signifikan bagi operasional WHO, mengingat posisi AS sebagai donor terbesar:
Defisit Anggaran: AS menyumbang sekitar 15% dari total anggaran WHO. Penarikan ini menciptakan celah pendanaan ratusan juta dolar.
Program Vaksinasi: Inisiatif pemberantasan polio global dan distribusi vaksin melalui skema COVAX dilaporkan akan mengalami hambatan logistik serius.
Kehilangan Kepakaran: Penarikan ini juga melibatkan penghentian kolaborasi teknis dari lembaga kepakaran AS seperti CDC.
Reaksi Internasional
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan penyesalan mendalam atas keputusan tersebut dan menyerukan kepada negara-negara anggota lainnya untuk meningkatkan kontribusi. Sementara itu, Uni Eropa dan Tiongkok memberikan pernyataan yang menekankan pentingnya multilateralisme dalam menghadapi ancaman kesehatan global.
Para pakar kesehatan memperingatkan bahwa tanpa keterlibatan AS, pengawasan terhadap patogen baru dan koordinasi respons darurat kesehatan internasional akan menjadi lebih lemah dan terfragmentasi.