Kecamatan Tempeh merupakan daerah penting di Lumajang dan strategis, sudah sejak lama menjadi pusat pemukiman dari ratusan tahun lalu. Pada era kolonial Belanda, Tempeh menjadi salah satu Distrik di Regent Probolinggo dengan pemukiman dan industri yang padat, dibuktikan dengan tata letak Kecamatan yang telah dibangun pada masa kolonial seperti fasilitas Stasiun Tempeh, Pabrik Gula Tempeh, dan beberapa pusat pergudangan dan bunker.
Kecamatan Tempeh menjadi salah satu kecamatan terpadat di Kabupaten Lumajang, kepadatan penduduk tersebar mulai dari ibukota Kecamatan Tempeh hingga ke Pulo Raya (sebutan untuk desa satelit Pulo, Gesang, Jokarto)
Pembagian Administrasi
Kecamatan Tempeh terdiri atas 13 (tiga belas) desa.
Besuk
Tempeh Lor
Tempeh Tengah
Tempeh Kidul
Lempeni
Pulo
Gesang
Kaliwungu
Sumberjati
Jatisari
Jokarto
Pandanwangi
Pandanarum
Pariwisata
Kecamatan Tempeh memiliki beberapa tempat wisata seperti desa wisata Jokarto.
Terdapat pula wisata air seperti Sumber Takir, Pemandian Joyokarto, Sumber Tiyo, Pemandian Kayu Batu.
Serta bagian selatan Kecamatan Tempeh terdapat bentang alam berupa Pantai Selatan serta Padang Savana Pandanwangi, Jembatan Pandanwangi JLS, dan Pantai Parupa.