Selain itu desa ini memiliki 65 Rukun Tetangga (RT) dan 10 Rukun Warga (RW)
Asal-Usul
Desa ini dinamai demikian karena banyaknya pohon delima (Punica granatum) di wilayah ini pada zaman dahulu. Nama desa diambil dari kata Bahasa Jawa yakni tegal yang berarti kebun dan dlimo yang berarti delima.
Perkembangan
Pada awal terbentuknya desa ini pada tahun 1931 masyarakat menunjuk Mangundiharjo sebagai pejabat sementara (pjs.) Kepala Desa Tegaldlimo sampai warga bisa melakukan pemilihan kepala desa secara langsung pada tahun 1966.