Sekelumit sejarah dusun-dusun di Desa Tanjungsari:
Dusun Grogol, pada waktu itu dihuni / dibobak oleh seorang yang pandai agama/kyai, yang bernama Kyai Gragi yang keadaannya masih berupa hutan belantara yang sampai saat ini dijadikan nama dusun yaitu dusun Grogol.
Dusun Pendekan, pertama kali dihuni oleh seorang kyai yang bernama mbah Kyai Pendek sehingga dinami dusun Pendekan.
Dusun Ngabean, pertama kali dibobak oleh seorang Kyai Ahmadi Salim dengan memberi nama dusun Ngabean.
Dusun Sudimoro, pertama kali di bobak oleh seorang Kyai Sudi dan istrinya bernama Nyai Moro, sehingga sejak itu dijadikan dusun Sudimoro.
Keadaan Sosial dan Ekonomi:
Jumlah penduduk menurut sensus penduduk tahun 2010: 3.968 jiwa. Jumlah KK Prasejahtera: 138 KK, Jumlah KK Sejahtera: 103 KK, Jumlah KK Kaya: 94 KK, Jumlah KK Sedang: 168 KK, Jumlah KK Miskin: 72 KK.
Mata pencaharian:
Buruh Tani: 639 orang, Petani 487 orang, Pedagang: 11 orang, Tukang kayu: 12 orang, Tukang Batu: 15 orang, Penjahit: 13 orang, PNS: 3 orang, Pensiunan: 7 orang, TNI/Polri: 2 orang, Perangkat Desa: 11 orang, Industri kecil: 12 orang, Buruh Industri: 105 orang, dan Lain-lain: 743 orang.
Perbandingan Kependudukan:
Jumlah usia produktif lebih banyak dibanding dengan usia anak-anak dan lansia dengan perbandingan 21%: 61%: 18%. Jumlah KK Sedang mendominasi yaitu 22,0% dari total KK, KK Pra sejahtera 21%, KK sejahtera 24%, KK Kaya 37% dan KK miskin 14%. Sehingga termasuk Desa Berkembang.
Agama:
Agama Seluruh warga masyarakat beragama Islam dan merupakan masyarakat yg religius, terbukti dg adanya 2 pondok pesantren di Dusun Sudimoro.