Nama tempat ini juga dieja "Tanjung Priuk" sebagai ganti "Tanjung Priok".
Kelurahan in Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Kelurahan in Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Pada tahun 2020, penduduk kelurahan ini berjumlah 43.846 jiwa, di mana laki-laki sebanyak 22.110 jiwa dan perempuan sebanyak 21.736 jiwa, dengan kepadatan penduduk 7.914 jiwa/km2.[1]
Kota Jakarta Utara, termasuk di kelurahan ini, warganya berasal dari beragam Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA). Berdasarkan data Sensus penduduk 2010, warga Jakarta Utara didominasi oleh warga dari suku Jawa, Betawi, Batak, dan Sunda, serta sebagian merupakan suku Minangkabau, Tionghoa, Bugis, dan suku lainnya.[2]
Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kelurahan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Utara tahun 2020 mencatat jumlah pemeluk agama, di mana Islam sebanyak 90,09%, kemudian Kristen 9,47% (Protestan 8,36% dan Katolik 1,11%), Budha 0,38% dan Hindu 0,06%.[1]