Tanda ChadwickServiks dengan diskolorasi kebiruan-ungu.
Tanda Chadwick adalah sebuah tanda klinis medis yang ditandai dengan perubahan warna kebiruan-ungu pada membran mukosavulva, vagina (terutama pada dinding anterior vagina), dan leher rahim, yang diakibatkan oleh kongesti vena karena peningkatan aliran darah sebagai bagian dari perubahan fisiologis maternal dalam kehamilan. Tanda klinis ini dapat diamati selama pemeriksaan pasien sedini usia gestasi 8 hingga 12 minggu, yang berfungsi sebagai tanda awal kehamilan, tetapi jarang terlihat sebelum usia gestasi 7 minggu.[1]
Penemuan perubahan warna ini bermula sekitar tahun 1836 ketika dokter asal Prancis, Étienne Joseph Jacquemin (1796–1872), pertama kali mengidentifikasinya.[2] Selanjutnya, James Read Chadwick, setelah mempresentasikan sebuah makalah di hadapan Perkumpulan Ginekologi Amerika pada tahun 1886 dan kemudian menerbitkannya pada tahun berikutnya, menarik perhatian luas terhadap fenomena ini. Dalam makalahnya, Chadwick mengakui Jacquemin atas penemuan awal perubahan warna yang terkait dengan kehamilan tersebut.[2][3]
12Gleichert, James E. (1971). "Étienne Joseph Jacquemin, Discoverer of 'Chadwick's Sign'". Journal of the History of Medicine and Allied Sciences. 26 (1): 75–80. doi:10.1093/jhmas/XXVI.1.75. PMID4925842.
↑Chadwick, James Reed (1887). "The value of the bluish discoloration of the vaginal entrance as a sign of pregnancy". Transactions of the American Gynecological Society (11): 399–418.