Demografi
Pada tahun 2020, penduduk kecamatan ini berjumlah 130.049 jiwa, di mana laki-laki sebanyak 65.136 jiwa dan perempuan sebanyak 64.913 jiwa, dengan kepadatan penduduk 14.514 jiwa/km².[5]
Kota Jakarta Barat, termasuk di kecamatan Cengkareng, warga berasal dari beragam Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA). Berdasarkan data Sensus penduduk 2010, warga Jakarta Barat berasal dari beragam suku dan agama. Didominasi oleh suku Jawa, Betawi, Batak, Tionghoa, dan ada juga sebagian suku Sunda, Minangkabau, serta suku lainnya.[6]
Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kecamatan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Barat tahun 2024 mencatat jumlah pemeluk agama, mayoritas penduduknya menganut agama Islam sebanyak 59,63%, kemudian Kekristenan sebanyak 24,46% (Protestan 16,31% dan Katolik 8,15%), kemudian Buddha sebanyak 15,81%, Hindu dan lainnya sebanyak 0,10%.[2] Untuk sarana rumah ibadah, kecamatan ini memiliki 51 unit masjid, 50 unit mushola, 42 unit gereja Protestan, 1 unit gereja Katolik, dan 19 unit vihara.[2]