Taman Nasional Tràm Chim (bahasa Vietnam: Vườn quốc gia Tràm Chim) adalah sebuah taman nasional di wilayah yang bernama Đồng Tháp Mười. Kawasan tersebut terletak di Delta Mekong di Vietnam. Taman ini dibentuk dengan tujuan memulihkan lahan basah yang telah mengalami degradasi serta melindungi berbagai spesies burung langka, terutama bangaukeria (Grus antigone sharpii), yang termasuk dalam Daftar Merah IUCN. Selain itu, kawasan ini juga diakui sebagai lahan basah dengan nilai penting internasional di bawah perlindungan Konvensi Ramsar.[2]
Sejarah
Pada tahun 1985, otoritas Provinsi Đồng Tháp membentuk perusahaan pertanian, kehutanan, dan perikanan di Tràm Chim yang berfokus pada penanaman cajuput, pengelolaan perikanan, serta pelestarian kawasan Đồng Tháp Mười agar tetap alami seperti dahulu. Setahun kemudian, keberadaan bangau keria ditemukan di wilayah tersebut, mendorong penetapan Tràm Chim sebagai cagar alam provinsi pada 1991 untuk melindungi spesies langka. Status kawasan ini meningkat pada 1994 ketika diakui sebagai cagar alam nasional, dan pada 1998 resmi ditetapkan sebagai taman nasional. Sejak itu, Tràm Chim berperan penting dalam menjaga ekosistem lahan basah Đồng Tháp Mười sekaligus menjadi pusat pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah daerah tersebut.[3]
Keanekaragaman hayati
Flora
Secara alami, kawasan Đồng Tháp Mười merupakan lahan basah musiman yang tergenang air dangkal selama tiga hingga enam bulan setiap tahun dan mengalami kebakaran rumput tahunan pada musim kemarau. Vegetasinya didominasi oleh pohon Melaleuca cajuputi, berbagai jenis rumput, serta tanaman mirip rumput seperti Eleocharis. Perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia mulai terjadi sejak abad ke-18 melalui kegiatan budidaya padi.[4] Terdapat 130 spesies flora di taman ini seperti teratai, oryza, dan rumput.[3]
Fauna
Taman Nasional Tràm Chim menjadi habitat bagi lebih dari 130 spesies ikan air tawar, yang mewakili sekitar seperempat dari seluruh populasi ikan di Delta Mekong. Selain itu, kawasan ini juga dihuni oleh 132 jenis burung air dan 32 spesies burung langka yang terdaftar dalam Buku Data Merah Vietnam, termasuk di antaranya undan paruh berbintik, pecuk-ular-asia, dan kalkun padang.[3]