Taman Nasional Congaree adalah taman nasional seluas 26.692,6 acre (41,7 mil²; 108,0 km²) di Amerika Serikat yang terletak di Carolina Selatan tengah, 18 mil tenggara dari ibu kota negara bagian, Columbia. Taman ini melestarikan hamparan hutan kayu keras dataran rendah tua terbesar yang tersisa di Amerika Serikat. Pohon-pohon subur yang tumbuh di hutan dataran banjirnya termasuk yang tertinggi di Amerika Serikat bagian timur, membentuk salah satu kanopi hutan gugur beriklim sedang tertinggi yang masih ada di dunia. Sungai Congaree mengalir melalui taman ini. Sekitar 15.000 acre (23,4 mil²; 60,7 km²) ditetapkan sebagai kawasan rimba.
Taman ini menerima penetapan resminya pada tahun 2003 sebagai puncak dari kampanye akar rumput yang dimulai pada 1969. Dengan 145.929 pengunjung pada 2018, taman ini menempati peringkat sebagai taman nasional paling sedikit dikunjungi ke-10 di Amerika Serikat, tepat di belakang Taman Nasional Cekungan Besar di Nevada.[1]
Sejarah
Eksploitasi sumber daya di Sungai Congaree berfokus pada penebangan pohon kypress sejak 1898 ketika Santee River Cypress Logging Company mulai beroperasi di wilayah yang kini menjadi taman ini. Dimiliki oleh Francis Beidler dan Benjamin F. Ferguson dari Chicago, perusahaan ini beroperasi hingga 1914; kemudian, Beidler dan ahli warisnya mempertahankan kepemilikan wilayah tersebut. Pada 1950-an, Harry R. E. Hampton menjadi anggota Klub Berburu Cedar Creek dan ko-editor The State.[2] Hampton bekerja sama dengan Peter Manigault dari The Post and Courier Charleston untuk mendukung pelestarian dataran banjir Congaree. Hampton membentuk Asosiasi Pelestarian Hutan Beidler pada 1961. Sebagai hasil advokasi ini, studi tahun 1963 oleh Dinas Taman Nasional melaporkan secara positif tentang pembentukan monumen nasional.[3]
Tidak ada kemajuan pada 1960-an. Penebangan kembali oleh keluarga Beidler pada 1969 mendorong pembentukan Asosiasi Pelestarian Rawa Nasional Congaree pada 1972. Asosiasi ini bekerja sama dengan Klub Sierra dan organisasi konservasi lain untuk mendorong legislasi federal demi melestarikan kawasan tersebut. Senator Carolina Selatan Strom Thurmond dan Ernest F. Hollings mengajukan legislasi pada 1975 untuk pendirian cagar nasional. Pada 18 Oktober 1976, legislasi disahkan untuk membentuk Monumen Nasional Rawa Congaree.[4] Rencana perluasan diperkenalkan oleh Hollings dan Thurmond pada 1988, memperluas monumen menjadi 22.200 acre (34,7 mil²; 89,8 km²).[3]
Lebih dari dua pertiga monumen nasional ditetapkan sebagai kawasan rimba pada 24 Oktober 1988, dan menjadi Kawasan Burung Penting pada 26 Juli 2001. Kongres menetapkan ulang monumen ini menjadi Taman Nasional Congaree pada 10 November 2003, menghapus kata "rawa" yang menyesatkan dari nama, dan sekaligus memperluas batas resmi sekitar 4.576 acre (7,2 mil²; 18,5 km²). Hingga 31 Desember 2011, sekitar 26.021 acre (40,7 mil²; 105,3 km²) dari taman berada di bawah kepemilikan federal.[5][3]