Tōkaidō (東海道code: ja is deprecated , pelafalan dalam bahasa Jepang:[toː.kaꜜi.doː,toꜜː.kai.doː],[1] terj. har.'Sirkuit Laut Timur') adalah sebuah istilah geografis Jepang.[2] Istilah ini merujuk baik pada pembagian kuno wilayah negara maupun jalan utama yang melintasinya.[3] Tōkaidō merupakan bagian dari sistem Gokishichidō.[4]
Istilah ini juga digunakan untuk menyebut serangkaian jalan yang menghubungkan ibu kota provinsi (国府 kokufu) dari masing-masing provinsi yang membentuk wilayah tersebut. Lima belas provinsi kuno di kawasan ini meliputi:[5]
Pada periode Edo, Jalan Tōkaidō (東海道code: ja is deprecated , Jalan Laut Timur) terbukti menjadi yang paling penting di Jepang; dan kedudukan menonjol ini tetap berlanjut setelah runtuhnya Keshogunan Tokugawa. Pada awal periode Meiji, jalur timur wilayah ini dipilih sebagai rute pemasangan kabel telegraf yang menghubungkan ibu kota lama Kyoto dengan "ibu kota timur" yang baru di Tokyo.[6]
Pada masa modern setelah Perang Pasifik, berbagai indikator menunjukkan bahwa wilayah Tōkaidō semakin menegaskan dominasinya sebagai pusat utama populasi dan lapangan kerja.[7]
Sorensen, André. (2002). Pembentukan Jepang Perkotaan: kota dan Perencanaan dari Edo hingga Abad Kedua Puluh Satu. London: Routledge. ISBN9780415226516; OCLC 48517502