Kampung Swastika Buana merupakan desa yang subur dan ditanami banyak tumbuhan seperti Pohon Karet (Hevea brasiliensis), Singkong (Manihot esculenta), Kopi (Coffea), Cokelat (Theobroma), dan Pisang (Musa acuminata) yang menjadi komoditas dalam sektor pertanian.
Kampung Swastika Buana juga memiliki danau yang dikenal dengan nama Danau Tirta Gangga yang menghasilkan komoditas perikanan seperti Nila (Oreochromis niloticus), Mujair (Oreochromis mossambicus), dan Gabus (Channa).
Pada jaman dahulu Kampung Swastika Buana terkenal dengan hasil pertanian kopi. Konon tanah di Kampung Swastika Buana sangat subur, sehingga kehidupan masyarakat Desapun bisa dikatakan makmur.
Asal mula pemberian nama Desa ini bermula dari musyawarah yang dilakukan para tokoh anggota warga transmigrasi. Dari musyawarah yang dilakukan tersebut diambil kesepakatan bahwa Desa ini diberi nama Desa Swastika Buana yang diambil dari Bahasa Sanskerta yang berarti Kampung yang Maju dan Sejahtera.[2]
Kondisi Desa
Jarak dari Desa Setia Bakti ke Desa Swastika Buana sekitar 3 km, dengan batas-batas sebagai berikut:
Sebelah Utara : Desa setia Bakti Kecamatan Seputih Banyak
Sebelah Timur : Desa Bina Karya Kecamatan Putra Rumbia
Sebelah Selatan : Desa Reno Basuki Kecamatan Rumbia
Sebelah Barat : Desa Sangga Buana Kecamatan Way Seputih