Susan berada pada tahun yang sama dengan Harry, tetapi ditempatkan di Asrama Hufflepuff. Bisa diperkirakan ia berteman dengan Hannah Abbott, Ernie Macmillan, Justin Finch-Fletchley, Zacharias Smith, dan Leanne, mengingat mereka adalah teman satu angkatan yang berada di asrama Hufflepuff. Ia tidak banyak berperan dari buku pertama hingga buku keempat. Tidak diketahui apakah Susan Bones juga ikut memercayai Hannah dan Ernie bahwa Harry Potter adalah keturunan Slytherin pada buku dan film kedua. Tidak diketahui pula apakah Susan Bones juga mengenakan lencana "Dukunglah Cedric Diggory" dan "Potter bau" yang pada mulanya anak-anak Hufflepuff percaya Harry sengaja ingin berbuat curang dengan menjadi juara Hogwarts di Turnamen Triwizard (bersama Cedric Diggory) pada buku dan film keempat. Kemungkinan besar Susan awalnya menuduh Harry berbuat curang bersama anak-anak Hufflepuff lainnya, seperti Hannah, Ernie, dan Justin.
Pada tahun kelima, Susan dan teman-teman Hufflepuff yang satu angkatan dengannya, bergabung dalam organisasi yang dibentuk Harry Potter, Ron Weasley, dan Hermione Granger, yaitu Laskar Dumbledore. Susan adalah salah satu di antara seluruh anggota Laskar Dumbledore yang bertanya pada Harry apakah ia bisa menghasilkan sihir patronus pada pertemuan pertamanya di Hog's Head Inn. Dari situ, Susan juga berkata di depan seluruh anggota Laskar Dumbledore bahwa ia adalah keponakan Amelia Bones, Ketua Departemen Penyelenggaraan Sihir Hukum yang setia dan bijaksana. Tetapi, hal itu hanya bisa ditemukan dalam buku. Di film, Susan tidak muncul sampai Harry membantu Susan ketika latihan Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam. Pada tahun kelimanya, Susan berkata kepada Harry bahwa Harry sangat kuat bisa bertahan hidup dengan banyaknya masalah yang menimpanya dan kehilangan kedua orangtuanya, James dan Lily Potter. Sedangkan Susan terkadang masih sangat sedih dan menyesal, bahkan tidak kuat melihat kepedihan hidupnya, mengingat seluruh keluarga Bones terbunuh oleh Lord Voldemort pada Perang Pertama Sihir yang kini hanya menyisakan bibinya, Amelia Bones dan dirinya sendiri. Adegan ini hanya dapat ditemukan dalam buku kelima, tidak pada film kelima.
Pada tahun keenamnya, bibi Susan Bones, Amelia Bones, terbunuh oleh Lord Voldemort pada tahun 1996. Susan benar-benar kehilangan bibinya. Pada tahun keenamnya pula, ia secara tak sengaja mengalami Splinching, yaitu kondisi ketika beberapa bagian tubuh terlepas karena kesalahan Apparition. Selanjutnya, pada tahun ketujuh, tak dijelaskan oleh J.K. Rowling apakah Susan selamat pada Pertempuran Hogwarts, tetapi yang jelas ia ikut bertempur melawan Lord Voldemort dan Pelahap Maut sebagai tanda setianya pada Harry Potter dan Laskar Dumbledore.