Klan (marga) yang pertama berdomisili di wilayah ini adalah marga Harahap Moppang, hal di buktikan dengan tugu dan kuburan nenek moyangnya, sekitar 1km dari dusun Rondaman. Dulunya mereka menetap di Ujung Bosi tidak jauh dari tugu tersebut dalam bahasa daerahnya 'lobu', dan memiliki wilayah adat yang berbatasan dengan desa lubuk torop, desa Nabonggal dan desa sunge durian.
Desa tersebut adalah desa yang beradat dan menjunjung tinggi adat istiadat yang terdiri dari dalihan natolu yakni Kahanggi, anak boru dan mora.