Ci Sadane adalah salah satu sungai besar di Tatar Pasundan, Pulau Jawa, yang bermuara ke Laut Jawa. Pada masa lalu, sungai ini juga disebut dengan nama Ci Gede (Chegujde, Cheguide)[3] setidaknya pada bagian di sekitar muaranya. Sungai Cisadane memiliki mata air di Gunung Kendeng dan umumnya hulu sungai ini berada di lereng Gunung Pangrango dengan beberapa anak sungai yang berawal di Gunung Salak, melintas di sisi barat Kabupaten Bogor, terus ke arah Kabupaten Tangerang dan bermuara di sekitar Tanjung Burung. Dengan panjang keseluruhan sekitar 126km,[4] sungai ini pada bagian hilirnya cukup lebar dan dapat dilayari oleh kapal kecil. Pada abad ke-16, Tangerang (disebut oleh Tome Pires sebagai Tamgaram) yang berada di tepi sungai ini telah menjadi salah satu pelabuhan yang penting akan tetapi kemudian kalah oleh perkembangan Banten dan BataviaOost Java Stoomtram Maatschappitj.
↑Pires, T.The Suma Oriental of Tome Pires ...p.171, footnote 1, Asian Educational Services: New Delhi, 2005.
12BP DAS Citarum-Ciliwung. 2010. Pengelolaan DAS Cisadane Terpadu tahun 2010. Kerjasama IPB dengan Balai Pengelolaan DAS Citarum-Ciliwung, Kementerian Kehutanan RI. (tidak diterbitkan)