Ci Leungsi yang juga dikenal dengan sebutan West Djonggol Rivier pada era kolonial memiliki panjang kurang-lebih 39 kilometer.[2]
Hidrologi
Hulu sungai Ci Leungsi berada di kawasan pegunungan selatan Jonggol, Bogor.[1] Daerah pegunungan memiliki karakteristik unik yang memengaruhi pola aliran air dan siklus hidrologis secara signifikan. Beberapa karakteristik ini meliputi topografi yang curam, hujan lebat, potensi banjir bandang, dan berbagai sumber air penting.[3]
Pencemaran
Belakangan ini, Sungai Cileungsi dikenal karena kondisi aliran sungai yang sangat tercemar yang diakibatkan oleh aktivitas industri di pinggir sungai wilayah Citeureup–Gunung Putri–Klapanunggal–Cileungsi.[2]
Aliran Cileungsi melintasi kawasan-kawasan industri besar di bagian timur Kabupaten Bogor kerap kali dikeluhkan masyarakat sepanjang hilir aliran Sungai Cileungsi akibat tercemarnya air sungai akibat limbah yang dihasilkan oleh aktivitas industri di sekitar hilir sungai. Pencemaran hilir Sungai Cileungsi sudah berlangsung lebih dari tujuh tahun, pengawasan dan pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah selama ini ternyata tidak efektif karena pencemaran yang diduga dari limbah industri selalu terjadi dan berulang.[2]