Sebagian besar wilayah Desa Sumberejo adalah wilayah hutan dan lahan pertanian. Mayoritas penduduk di desa Sumberejo bekerja sebagai petani, blandhong (penebang kayu jati), pedagang dan PNS (Pegawai Negeri Sipil).
Sejarah Desa Sumberejo
Desa Sumberejo berdiri sekitar tahun 1876. Didirikan oleh Mbah Ganeyo dan Nyai Bogel, istrinya. Mereka berdua adalah Pesanggem (petani penggarap hutan) dari daerah sekitar. Sejarah rinci Mbah Ganeyo dan Nyai Bogel masih belum diketahui hingga saat ini.
Nama Desa Sumberejo diberikan oleh Mbah Ganeyo karena banyaknya sumber air yang ada di wilayah tersebut. Sumberejo berasal dari dua kata Bahasa Jawa. Sumber berarti sumber air dan Rejo berarti ramai atau banyak. Nama Sumberejo berarti memiliki banyak sumber air.
Saat ini, Desa Sumberejo memiliki 2 wilayah utama:
Wilayah Desa Sumberejo
Wilayah Dukuh Karanggeneng
Dukuh Karanggeneng berjarak sekitar 1km dari desa Sumberejo.
Fasilitas Umum, Kesehatan, Pendidikan dan Tempat Ibadah
Desa Sumberejo memiliki beberapa fasilitas pendidikan dan tempat ibadah. Saat ini terdapat 1 sekolah, yaitu SDN Sumberejo dan 1 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
Data Fasilitas Umum di Desa Sumberejo
NO
NAMA FASILITAS
LOKASI
LUAS
1
Masjid Jami' Al Huda Desa Sumberejo
Jl. Raya Sumberejo - Japah
150 meter persegi
2
SDN Sumberejo
Jl. Raya Sumberejo - Japah
10.000 meter persegi
3
PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)
Jl. Raya Sumberejo - Japah
100 meter persegi
4
Posyandu
Jl. Raya Sumberejo - Japah
100 meter persegi
5
Balai Desa Sumberejo
Jl. Raya Sumberejo - Japah
400 meter persegi
Untuk tempat ibadah, Desa Sumberejo memiliki 1 masjid jami', yaitu Masjid Al Huda Desa Sumberejo dan 6 mushola yang tersebar di sekeliling desa.