Desa Sumber Tengah memiliki 12 RT dan 8 Dusun yang terdiri dari Dusun Krajan 1, Dusun Krajan 2, Dusun Krajan 3, Dusun Pal 16 1, Dusun Pal 16 2, Dusun Tambiritan I, serta Dusun Tambiritan II. Berdasarkan administrasi, Desa Sumber Tengah memiliki penduduk terbanyak di Kecamatan Binakal yaitu kurang lebih sekitar 4000 jiwa.
Geografi
Desa Sumber Tengah memiliki luas wilayah sekitar 3.360km². Wilayah desa ini dilewati oleh Jalan Wringin yang merupakan jalan penghubung antara Bondowoso dengan Situbondo.
Batas wilayah Desa Sumber Tengah
Sebelah utara : Desa Jambi Wungu, Kec Wringin dan Desa Purnama, Kec Tegalampel
Sebelah Selatan : Desa Jeruk Sok Sok, Kec Binakal
Sebelah Timur : Desa Locare, Kec Curahdami dan Desa Selo Lembu, Kec Curahdami
Sebelah Barat : Desa Sumber Malang, Kec Pakem, dan Desa Bendelan, Kec Binakal
Potensi Desa
Selain dikenal dengan sebutan Desa Poler, desa ini juga terkenal sebagai sentra produksi tapai/tape serta variasi olahan tape. Selain tape, Desa Sumber Tengah juga terkenal dengan produksi keripik singkong. Salah satu merk yang terkenal adalah keripik singkong RIZQUNA. Terkait dengan informasi tambahan potensi Desa Sumber Tengah dapat diakses melalui tautan berikut
Desa Sumber Tengah sebagai Sentra Tape Kab. Bondowoso [1][2]
Fasilitas pendidikan yang terdapat di Desa Sumber Tengah adalah sebagai berikut:
SDN Sumber Tengah 1
SDN Sumber Tengah 2
Perekonomian
sektor pertanian
Mayoritas penduduk Desa Sumber Tengah memiliki mata pencaharian sebagai petani dan buruh tani. Komoditas pertanian yang dibudidayakan berupa ubi ungu, jagung, singkong, padi, dan sengon.
sektor industri
Salah satu faktor pendukung perekonomian di Desa Sumber Tengah adalah industri rumah tangga. Industri rumah tangga yang dijalankan oleh masyarakat adalah industri tape, keripik singkong, besek ikan, dan mebel. Di Desa Sumber Tengah berbagai industri tape yang berpusat di Dusun Tambiritan. Produksi pembuatan besek ikan dilakukan oleh setiap warga sebagai pekerjaan sampingan.