Sebagaimana etnis-etnis disekitarnya, etnis Kluet juga mempunyai marga yang masih umum dipakai oleh sebagian kalangan masyarakatnya. Masyarakat Kluet memiliki 5 buah marga yaitu:[butuh rujukan]
Pelis
Selian
Bencawan
Pinem
Caniago.
Marga yang terakhir adalah Caniago, yakni marga keturunan orang Minangkabau yang telah berasimilasi dengan Kluet sejak berabad-abad yang lalu. Empat marga di atas juga ditemukan dalam etnis Alas, Batak Karo, dan Batak Pakpak.[butuh rujukan]
Hidangan khas Suku Kluet terdiri dari berbagai macam gulai atau disebut guli yang berbeda bahan dasarnya. Berikut adalah daftar hidangan yang berasal dan populer di Suku Kluet:[1]
Guli jeruk tubis, berbahan rebung, udang, nangka muda, belimbing sayur, kacang panjang dan jantung pisang dengan bumbu cabai, daun temurui, poyak, asam sunti, kayu manis, serai, santan, bawang merah, bawang putih, ketumbar, lada dan adas.
Guli ikan kerapu, berbahan ikan kerapu dengan bumbu tanpa asam sunti, lada, poyak, kayu manis, daun kari dan adas.
Guli nangko, berbahan nangka muda dengan bumbu tambahan berupa daun kunyit, asam jawa, cabai, daun jeruk, jahe, kunyit, bawang merah, bawang putih, garam dan santan.
Guli terung, berbahan terung ungu dan kacang panjang.
Sambe acom sunti, hidangan berupa asam sunti yang yang digiling bersama cabai dan bawang merah, kemudian ditumis atau digoreng. Terkadang ditambahkan ikan teri atau suwiran ikan lainnya.
Referensi
↑Gardjito, Murdiati; Santoso, Umar; Utami, Nurullia (2018). Ragam Kuliner Aceh: Nikmat yang Sulit Dianggap Remeh. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. ISBN978-602-386-284-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)