Suku Derung menuturkan bahasa Derung yang merupakan bagian dari rumpun bahasa Sino-Tibet. Bahasa mereka tidak ditulis, walaupun dalam sejarah suku Derung mengirim pesan dan membuat catatan dengan membuat torehan kayu.
Sebelum pembentukan Republik Rakyat Tiongkok, masyarakat Derung terdiri dari 15 klan yang disebut nile. Setiap klan terbagi menjadi ke'eng atau semacam desa/kampung. Pernikahan antar klan tidak diperbolehkan.
Walaupun beberapa orang Derung sudah menjadi Kristen, sebagian besar masih menganut kepercayaan animisme. Mereka berkeyakinan bahwa setiap makhluk memiliki jiwa. Mereka biasanya melakukan pengorbanan untuk menenangkan roh-roh jahat. Dukun berperan penting karena mereka memimpin ritual-ritual tersebut. Pada perayaan hari tahun baru Derung (pada bulan Desember kalender bulan), hewan-hewan dikorbankan sebagai persembahan untuk langit.
Galeri
Pengorbanan hewan oleh suku Derung
Dagingnya dibagi-bagi kepada rakyat
Sistem pengiriman pesan Derung
Referensi
Sūn Hóngkāi 孙宏开: Dúlóngyǔ jiǎnzhì 独龙语简志 (Introduction to the Derung language; Běijīng 北京, Mínzú chūbǎnshè 民族出版社 1982).